PELAYANAN PMI DI PUNCAK JAYA

0

Mulia – PMI ( palang merah indonesia) yang merupakan suatu organisasi yang bergerak di bidang kemanusiaan, untuk anggota PMI telah tersebar di seluruh Indonesia, untuk di Puncak Jaya organisas PMI telah di bentuk pada tahun 2007 dan bapak Iker Tabuni lah yang menjadi ketua PMI pertama di Puncak Jaya. Jabatan ketua PMI mengalami pergantian setiap  5 tahun sekali, saat ini PMI di Puncak Jaya di ketuai oleh Nelson Wonda, ST sejak tahun 2012
Aktifitas – aktifitas yang sudah di jalankan oleh PMI di Puncak Jayaselama kepemimpinan Nelson Wonda ialah operasi katarak yang merupakan bantuan langsung dari PMI yang berkerja sama dengan Rumah Sakit Karitas.
Namun dengan adanya anggota PMI yang menjadi korban penembakan di distrik Irimuli bebrapa tahun lalu mengakibatkan Aktiftas PMI di Puncak Jaya terhenti selama setahun di karenakan sebagian besar anggota  PMI di masih trauma dengan kejadian tersebut.
Nelson Wonda, ST mengatakan saat ini PMI di Puncak Jaya masih terkendala dengan sarana dan prasarana, sehingga Pos atau markas PMI masih nebeng di salah satu bangunan di RSUD Mulia,” Untuk masalah aktifitas donor darah seharusnya kami lakukan di tempat PMI dan darah yang sudah steril  baru kami serahkan ke bang darah namun karena kami belum punya kantor aktifitas donor darah kami lakukan di tempat bang darah,”ungkap nelson wonda, ST.
Dikatakannya PMI merupakan suatu organisasi yang bukan hanya mengurus transfusi darah tapi masih banyak lagi kegiatan kemanusiaan lainnya yang dapat dikontribusi oleh PMI seperti Bencana Alam dan sebagainya.
Ia juga menambahkan program – program PMI di tahun ini ialah mengadakan pelatihan – pelatihan ke sekolah-sekolah dan membentuk PMR (Palang Merah Remaja), Target PMI di Puncak Jaya dalam tahun ini ialah pembentukan SDM ke sekolah sekolah, kemudian ke STR,” dan juga di tahun ini kami telah bekerja sama dengan Dinas Sosial Kabupaten Puncak Jaya dan akan terlibat langsung dengan kami apabila ada bencana, dari pihak PMI siap tenaga dari Pihak Dinas Sosial menyiapkan Peralatan,”tegas Nelson dalam wawancara singkat di ruang Bagian Humas Setda Puncak Jaya.
Untuk pengurus PMI di Puncak Jaya saat ini sebanyak 21 orang, sebagian besar atau sebanyak 80 % pengurus PMI di Puncak Jaya terdiri dari masyarakat pribumi dan 20% dari pendatang, sedang ksejahteraan anggota PMI dari Pemerintah sebesar 50 juta pertahun,”untuk 50 juta itu sebenarnya masih kurang untuk kami menjalan program PMI selama satu tahun, tapi kami tetap berusaha memberikan pelayanan yang maksimal,’’ ungkap nelson.
Nelson berharap agar anggota PMI di Puncak Jaya tetap eksis dalam melayani masyarakat karena PMI merupakan organisasi yang bergerak di bidang kemanusiaan bukan hanya mengurus masalah transfusi darah.
PMI Puncak Jaya pernah mendapat juara 2 dalam persentasi konteks pelayanan dalam konflik pada tahun 2013 di jakarta,”kami buat materi dan kami kirim ke provinsi, dari provinsi persentasikan di jakarta dan kami mendapat juara 2 pada waktu itu,”ucap nelson.
PMI Puncak Jaya berharap kepada Pemerintah daerah untuk selalu mendukung kegiatan- kegiatan kemanusiaan di samping itu juga ia berharap Pemerintah daerah dapat membangun tempat untuk PMI di Puncak Jaya sebab dengan adanya kantor/markas segala sesuatu yang menyangkut kemanusiaan semua dapat di laksanakan di kantor
Pihak PMI sendiri telah menyurat ke Ketua PMI Indonesia yaitu Pak Drs. H.M Jusuf Kalla untuk mendapatkan bantuan, namun secara program Pihak PMI Puncak Jaya belum bertemu secara langsung.

Share.

About Author

Bagian Humas dan Protokol Setda Kabupaten Puncak Jaya

Leave A Reply