WISUDA 31 SISWA ALKITAB MULIA, Pdt. YONAS ENUMBI : MULAILAH HIDUP DALAM PEMBAHARUAN AGAR MENJADI BERKAT BAGI SESAMA

0

Pers Release No. : 068/HumasPJ/VI/2021

Mulia- “Tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah : Apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna” (Roma 12:2b), menjadi tema dalam Acara Penamatan Siswa/i Sekolah Alkitab Imanuel Mulia yang ke 53.

Bertempat di Halaman Sekolah Alkitab Mulia, Selasa (07/06) sejak pagi, ribuan keluarga dan masyarakat ikut menghadiri syukuran tersebut.

Turut hadir mewakili Pemda Puncak Jaya, Asisten Bidang Ekonomi Dan Pembangunan Esau Karoba, S.Pak didampingi Ketua Komisi B DPRD Mendi Wonorengga. Hadir pula Kapolsek Mulia Iptu Lambertus Sattu, SH dan Danramil Mulia Kapt. Inf. Harapan bersama Kepala Kantor Kementrian Agama Drs. Luther Pongmakamban dan Para Kepala Distrik.

Tuan rumah yang hadir yakni Ketua Klasis GIDI Yalu Pdt. Teri Eliba, S.Th, Ketua Klasis GIDI Gurage Pdt. Yomiles Tabuni, S.Th bersama Wakil Ketua Klasis GIDI Mulia Pdt. Telius Wonda, S.Th. Hadir pula Pimpinan Denominasi Gereja se-kota Mulia serta sejumlah keluarga wisudawan ikut memenuhi halaman Sekolah Alkitab Mulia kendati sempat diguyur rintik hujan.

Dalam Khotbahnya, Pdt. Yonas Enumbi berpesan kepada wisudawan “Kita harus memiliki perubahan yang baru, seperti yang tercantum dalam tema hari ini. Menerima Kristus artinya hidup kita benar-benar harus siap oleh perubahan akal budi serta memberi hidup untuk dikendalikan oleh Tuhan. Hidup kita harus siap untuk mengalami perubahan agar kita dapat mengajarkan kebenaran bagi sesama” ucapnya.

Dirinya juga berpesan kepada seluruh siswa/i yang ditamatkan untuk optimis dan konsisten menjadi penginjil tangguh ditengah kehidupan bermasyarakat. “Seorang gembala merupakan wakil Allah yang akan memimpin sebuah gereja, untuk itu kita harus memahami betul bahwa gembala merupakan wakil Allah.” Ujarnya.

Dirinya menambahkan “Kalian adalah alat bagi Tuhan yang akan diutus, untuk itu mulailah membuat perubahan diri yang lebih baik agar dapat menjadi berkat untuk sesama umat manusia” tambah Pendeta Yonas.

Dalam laporannya, Pimpinan sekolah Alkitab Mulia, Pdt. Enar Wonda, S.Th menceritakan sejarah singkat perjalanan sekolah Alkitab dari dulu hingga kini. Dirinya menjelaskan bahwa sudah banyak alumni Sekolah Alkitab menjadi penginjil/tokoh GIDI di Papua bahkan penginjil di luar Papua. “Sekolah Alkitab Mulia yang awalnya didirikan pada tahun 1963 di Ilu, namun setelah satu tahun berjalan sekolah Alkitab ini dipindahkan ke Mulia” jelasnya.

Pihaknya berharap ke depan sekolah Alkitab ini mencetak tenaga – tenaga pekerja Injil dan penyebaran injil terus diperluaskan diladang GIDI pada khususnya dan gereja gereja pada umumnya. Perjalanan yang sesungguhnya akan dimulai selepas dari jenjang pendidikan ini, para siswa/siswi harus siap menginplementasikan apa yang telah diterima selama pendidikan kepada orang lain (penginjilan).

Dalam sambutannya Pdt. Yason Wonda selaku Wakil Ketua GIDI Wilayah Yamo tersebut menyampaikan “Saya berharap siswa/siswi baru alkitab yang nantinya ingin masuk sekolah harus siswa yang telah menikah agar lebih mudah dibina. Pihaknya juga berharap kedepannya sekolah alkitab dapat memiliki aula agar acara seremoni seperti penamatan dilaksanakan di dalam Aula, bukan di halaman terbuka” harapnya.

Asisten Bidang Ekonomi Dan Pembangunan Esau Karoba, S.Pak dalam sambutannya mewakili Bupati Puncak Jaya ikut menyampaikan ungkapan sukacita dan selamat kepada 31 siswa/i yang ditamatkan.

“Saya mewakili pemerintah menyampaikan selamat sukses kepada para siswa/i yang telah menyelesaikan pendidikannya pada hari ini, pendidikan bukanlah hal mudah yang harus ditempuh dengan tenaga, waktu dan pengorbanan. Pendidikan boleh selesai namun Penginjilan belum selesai sampai disini, maka dari itu kami mengharapkan agar anda setelah selesai dari sini menjadi Pioner/pelopor dan pelanjut Kristus dalam memberitakan Injil” ucapnya.

Menanggapi usulan yang disampaikan kepada pemerintah, Asisten II menyampaikan “Apapun masukan dari Klasis terkait penambahan bangunan Aula Sekolah Alkitab kiranya dapat disampaikan kepada Kementrian Agama Puncak Jaya, sehingga masukan tersebut dapat disampaikan kepada Pemerintah Daerah” pungkasnya.

#HumasPJ

Share.

About Author

Staf Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Puncak Jaya. Instagram : @arfan_febriyan

Leave A Reply