Toreh Prestasi, Bupati Berikan Motor kepada 3 OPD

0

Nomor Pers Release : 092/ Humaspj/VIII/2020

Mulia – Apel pagi yang melibatkan Aparatur Sipil Negara, Instansi Vertikal, CPNS, Tenaga Honorer dilingkungan Pemerintah Kabupten Puncak Jaya. Apel kali ini agak berbeda dari biasanya karena dirangkaikan dengan penyerahan kendaraaan operasional pada OPD yang terkait dilaksanakan dihalaman kantor Bupati Puncak Jaya pada, Senin (10/08).

Dalam apel tersebut, Bupati Puncak Jaya menyerahkan Kunci kendaraan Roda 2 dan roda 4 kepada OPD yang bersangkutan yakni Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Puncak Jaya, Eliatas Telenggen, S.IP, M.Si berupa kendaraan roda 4 (mobil) 1 unit Mobil Ambulance. Adapun kendaraan operasional roda 2 (motor) sebanyak 3 unit kepada masing – masing yakni Kepala Dinas Sosial Kab. Puncak Jaya Yosenus Yoman, SE, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Kab. Puncak Jaya, Yahya Wonerengga, S.IP dan Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah, Christomus Baraguna, SE.

“Selama ini kita klaim bahwa seakan-akan kendaraan dinas itu yang memilikinya padahal tidak ada dalam aturan negara yang menyebutkan bahwa aset daerah itu menyebut OPD, apabila pada OPD yang satunya tidak memiliki kendaraan operasional sedangkan OPD lain memiliki lebih, maka kebijakan kepala Daerah bisa diberikan kepada OPD yang membutuhkan karena namanya Kendaraan Dinas bukan milik Pribadi”. Jelas Bupati.

Bupati juga menambahkan bahwa Kendaraan ini diberikan untuk dapat menunjang tugas-tugas dan menurutnya dari catatan BPK pada 4 tahun lalu bahwa Puncak Jaya sudah bisa dinilai sebagai WTP (wajar tanpa pengecualian) tapi dikarenakan hanya pencatatan penggunaan kendaraan tidak bisa tertib seperti STNK, ada tetapi barang fisiknya Ada ditempat lain.

“Saya Minta dalam kepemimpinan ini tidak bisa lagu lama / kebiasaan buruk dipertahankan terus, harus ada perubahan oleh karena itu satu hal yang menjadi perhatian saya adalah di BPKAD Kab.Puncak Jaya terkhususnya bidang Aset agar seluruh kendaraan dinas yang ada, mau dipake di OPD manapun tidak apa-apa demi menunjang tugas akan tetapi itu laporannya juga harus Ada”. Tambahnya lagi

Bupati Yuni juga mengatakan bahwa 3 kepala OPD yang menerima kendaraan dinas merupakan rewards/prestasi “Ketiga kepala OPD ini saya berikan kendaraan dinas atas dasar kinerja mereka sebagai prestasi yang diraih oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Kab. Puncak Jaya dalam tahun 2019 penyaluaran dana desa terbaik se-papua, kendaraan ini diberikan sebagai penyemangat dan terus memberikan kinerja yang baik dan meningkat. Adapun kendaraan dinas berupa kendaraan roda 2 yang saya berikan kepada Dinas Sosial ini juga sebagai bentuk prestasi karena berani membuat gebrakan yang sangat luar biasa, bagi mahasiswa yang mendapatkan beasiswa dengan cara dana ini masuk secara langsung ke rekening mereka masing-masing tanpa melalui perantara lagi. Sehingga, kami mewajibkan semua mahasiswa membuka rekening apabila tak punya rekening maka dana beasiswa tak akan diterima. Karena selama ini melalui orang ke orang entah masuk dikantong atau jatuh dimana tak ada yang tau, sehinggga banyak keluhan dari mahasiswa sendiri bahkan sampai pada ke orang tua mereka dan datang marah-marah tapi ini takkan terjadi lagi.” Tegasnya

Tak hanya itu Bupati juga menegaskan bagi mahasiswa yang tiap tahun naik terus menerus seribu lebih bahkan sampai dua ribu lebih tapi tahun ini terjadi pengurangan yang sangat drastis, dikarenakan biasanya yang S1 harusnya hanya 4 sampai 6 tahun tapi ada yang sampai 8 tahun bahkan lebih. Oleh karena itu Bupati Yuni mengambil tindakkan yang tegas bagi Mahasiswa yang angkatan 2014 ke bawah langsung dihilangkan selesai tak selesai tetap dihilangkan. Agar dana itu bisa lebih bermanfaat pada kegiatan yang lebih penting lagi.

“Itu menjadi pembelajaran bahwa kedepannya orang akan memperbaiki sesuatu yang jelek pasti akan hadapi dengan masalah, itu menunjukkan bahwa anda diuji disitu. Laksanakan tugas sesuai dengan perintah Bupati. Saya menyerahkan motor ini sebenarnya tak bernilai dengan prestasi luar biasa yang telah ditoreh ini, akan tetapi inilah bentuk wujud agar menjadi motivasi dan lebih semangat lagi”. Ungkapnya

Bupati Yuni juga memberikan kendaraan Operasional kepada Badan Kepegawaian Pendidikan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kab.Puncak Jaya yang diserahkan kepada Kepala BKPPD, Christomus Baraguna, SE, M.Si. yang telah sukses mengumumkan hasil formasi 2018 dengan hasil yang dapat diterima berbagai pihak serta mampu memberikan penjelasan publik dengan baik.

Dalam amanahnya beliau mengatakan bahwa “Keributan besar-besaran terjadi dimana-mana, kita lihat di daeraglain banyaj aksi demo bahkan kantor BKD dibakar akibat tidak kepuasan dari hasil tes CPNS ini dilakukan oleh orang-orang yang tak bertanggung jawab, tapi berbeda dengan Puncak Jaya diluar dugaan semua orang bahwa puncak Jaya ini aman dan semua situasi terkendali sampai sekarang ini para CPNS sedang melengkapi berkas yang diperlukan, ini merupan bentuk prestasi yang sangat luar biasa yang ditoreh oleh BKPPD Kab. Puncak Jaya.” Salut Yuni

Bupati berharap Kinerja dan prestasi yang ditunjukkan oleh 3 OPD ini agar dapat menjadi contoh bagi OPD yang lainnya. Bupati Yuni pun berpesan bahwa kepada CPNS harus menjaga kesehatan dan kebugaran dengan baik apabila tak ada halangan prajabatan akan dilakukan pada bulan Agustus akhir.

Setelah apel selesai Bupati Yuni didampingi pejabat Eselon membunyikan kendaraan dinas roda 2 dan roda 4 sebagai tanda bahwa kendaraan siap digunakan.

#humasPuja

Share.

About Author

Staf Bagian Humas dan Protokol Setda Kabupaten Puncak Jaya

Leave A Reply