SUDAH BUKAN ZONA HIJAU, JUBIR TIM PENANGANAN COVID PUNCAK JAYA ANGKAT BICARA

0

Pers Release No : 045/HumasPJ/IV/2021

Mulia – Menyikapi perkembangan Covid-19 di Kabupaten Puncak Jaya hingga bulan Maret 2021, Juru Bicara Penanganan Covid-19 dr. H Muh.Nasir Ruki, S.SI, M.Kes, Apt, Sp. GK ditemui awak media memberi penjelasan, Kamis (01/04).

dr. Nasir Ruki menjelaskan bahwa grafik perkembangan covid-19 di Puncak Jaya mengalami fluktuasi. “Perlu saya sampaikan beberapa suspect namun belum bisa terekspose. Jumlah pasien yang terkonfirmasi Covid yang saya terima berjumlah 8 orang dengan catatan pasien yang dalam perawatan berjumlah 4 pasien, yang dirujuk 4 pasien. Adapun yang meninggal dunia tercatat 1 pasien” Rincinya.

Dengan adanya kasus meninggal dunia akibat Covid-19, kini Puncak Jaya sudah bukan zona hijau 100% lagi. Hal ini senada dengan pernyataan Bupati Puncak Jaya Dr. Yuni Wonda, S.Sos, S.IP, MM saat Apel gabungan lalu (29/3) yang sudah ada korban dari ASN.

Tidak ingin mengalami hal serupa, jajaran RSUD Mulia melalui Direktur dr. Bearly Lokopessy telah mempersiapkan segala sesuatunya mulai dari tenaga kesehatan hingga perlengkapan untuk memberikan pelayanan maksimal kepada pasien. Terutama beberapa pasien yang saat ini sedang dirawat di ruang Isolasi

Dirinya juga mengakui bahwa pihaknya sampai saat ini masih mengalami kendala dalam merujuk pasien Covid-19 terkonfirmasi ke Jayapura. Hal itu dikarenakan kemampuan RS rujukan sudah over kapasitas. “Adapun informasi yang kami terima dari Ruma Sakit rujukan Provinsi bahwa RS rujukan sudah tidak menerima lagi pasien rujukan, oleh karena itu RS yang ada di masing-masing daerah diminta untuk lebih serius/mandiri dalam menangani pasien yang terkonfirmasi” jelasnya.

Ditempat berbeda, selain persoalan kapasitas masih ada persoalan lainnya yakni masalah evakuasi. Hal ITU dikemukakan, Sem Palayukan selaku pihak Dinas Perhubungan mengakui bahwa untuk merujuk pasien masih menemui kendala penerbangan. Hal itu terbukti masih ada satu pasien positif dengan gejala terkonfirmasi yang masih tertahan hingga saat ini. “Pihak maskapai memiliki prosedur ketat mulai dari harus tidak ada penumpang dalam pesawat itu. Serta pilot harus di Swab dan dikarantina setelah evakuasi. Pesawat juga harus disemprot/didesinfektan untuk sementara waktu harus grounded. Hal itu menjadi resiko bagi maskapai serta harus ijin dari manajemen mereka di pusat.” Ujarnya.

Pihaknya menyebutkan berbagai upaya masih dan terus dilakukan namun harus mengikuti aturan yang cukup memakan waktu dengan resiko yang serius bagi semua pihak.

Usaha preventif juga telah digalakkan oleh Dinas Kesehatan guna memutus mata rantai Covid-19 dengan mengadakan vaksinasi massal yang tengah berjalan. “Vaksinasi yang telah dilakukan Puncak Jaya telah melewati tahap pertama dengan jumlah 380 nakes dengan target 400. Sasaran untuk tahap pertama ini adalah seluruh tenaga kesehatan di Puncak Jaya dan tahap kedua bagi pelayanan publik. Rencana april” bebernya.

dr. Nasir Ruki menjelaskan bahwa vaksinasi merupakan bukti upaya serius Pemerintah untuk mengatasi pandemi covid di daerahnya. Dirinya juga mengatakan bahwa vaksinasi bertujuan untuk menguat kekebalan tubuh untuk menangkis virus covid-19″ Ungkapnya.

Ditempat berbeda, Hadi Nugroho selaku pihak vaksinator Dinas Kesehatan menyebutkan bahwa animo publik untuk diimunisasi sangat tinggi. Prioritas pertama bagi Nakes menyebabkan persediaan vaksin untuk nakes sudah habis dan tersisa untuk vaksinasi kedua. Kasus pertama yang terjadi menyebabkan lonjakan peminat untuk divaksin meningkat. Namun dalam waktu dekat, pihaknya mengatakan bahwa vaksin masih akan didatangkan untuk memenuhi kebutuhan kepada TNI/Polri, ASN dan masyarakat.

Di akhir wawancaranya dr. Nasir berharap masyarakat terus berhari-hati “Saya menghimbau kepada masyarakat untuk terus waspada dan tetap menerapkan protokol kesehatan (Memakai masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan serta menghindari kerumunan). Kita baru memulai perang dengan Covid-19″ pungkasnya.

#HumasPJ

Share.

About Author

Staf Bagian Humas dan Protokol Setda Kabupaten Puncak Jaya

Leave A Reply