SINYAL TELKOMSEL PUNCAK JAYA ALAMI GANGGUAN, TERUNGKAP INI PENYEBABNYA

0

Pers Release No. : 022/HumasPJ/II/2021

Mulia- Jaringan komunikasi saat ini menjadi kebutuhan vital masyarakat. Khususnya di daerah pedalaman, komunikasi seluler hanya disediakan oleh provider tunggal Telkomsel. Ketika kualitas terganggu, masyarakat tidak punya pilihan untuk beralih ke provider lain selain menunggu signal muncul/membaik.

Sebuah kontradiksi yang kini dirasakan di era serba online. itulah yang dialami Lamek Obama Wonda sebagai masyarakat Puncak Jaya mengeluhkan jaringan Telkomsel yang mengalami gangguan.

“Telepon kadang tidak sampai 1 menit putus, kadang suara sebelah tidak kedengaran atau sebaliknya. Biasa juga jaringan hilang kalau malam dari jam setengah sembilan sampai pagi.” Ungkap Lamek.

Menanggapi keluhan dari masyarakat Puncak Jaya akibat sering hilangnya layanan jaringan Telkomsel di kota Mulia. Saat ditemui melalui telewicara, Supervisor Radio, Transport and Power Operation Telkomsel Sentani, Abdul Rachman angkat bicara. Senin, (1/3).

Dalam penjelasannya, Abdul Rachman mengatakan bahwa “Tower yang tersedia di Puncak Jaya saat ini masih menggunakan/bergantung pada catu daya/ supply power utama dari 1 mesin genset dan baterai sebagai cadangan mengingat belum tersedianya sumber daya listrik dari PLN.” bebernya.

Dirinya menjelaskan bahwa, ketika supply power utama genset diistrahatkan akan digantikan oleh baterai yang mampu bertahan selama kurang lebih 2 jam. Namun karena adanya kerusakan pada bagian Automatic transfer Switch (ATS) pada genset sehingga power supply tidak bisa secara otomatis kembali berganti dari baterai ke sumber utama genset yang menyebabkan BTS tidak aktif dan harus dinyalakan kembali secara manual.

Perlu diketahui bahwa tower yang dimaksud adalah tower/BTS Puncak Mulia dengan coverage Pruleme dan Kotabaru yang melayani kompleks perkantoran Pemda sebagai pusat pelayanan publik kota Mulia.

“Hal ini sudah kami sampaikan kepada mitra/Pihak kedua dari Telkomsel yang menangani bagian maintenance dan mereka telah menyiapkan tim untuk menindaklanjuti hal tersebut namun masih sementara menunggu penerbangan ke Mulia, dan Diperkirakan pengerjaan akan rampung kurang lebih 2 minggu kedepan jika tidak ada kendala.” harapnya.

Abdul juga menambahkan “Kendala kedua yang kami hadapi adalah saat ini kami masih menggunakan satelit bumi yang sangat rentan terhadap cuaca dengan kapasitas h 18 Mbps sebagai transfer data dan vioce. Hal ini sangat berpengaruh dan membuat jaringan tersendat – sendat. Karena itu, direncanakan kedepan akan dilaksanakan penarikan kabel optik dari tower palapa ring timur ke tower Telkomsel.” Ujarnya.

Sebelumnya untuk kesana, Abdul mengharapkan ada upaya serius yang difasilitasi oleh Pemda untuk dibicarakan lebih lanjut antara PT. Telkom dan pihak Bakti untuk melakukan kerjasama terkait tata kelola tower Palapa Ring.

Diakhir penjelasannya Abdul mengharapkan bisa tersedianya sumber listrik tersendiri khusus untuk tower sehingga bisa dipadukan dengan genset yang ada agar tower tersebut bisa terus aktif. Dirinya mengharapkan pengertian dari masyarakat pengguna jaringan telkomsel untuk bersabar menunggu teknisi naik.

Senada dengan hal itu, Soleman balubun selaku juru kunci tower Telkomsel Puncak Mulia membenarkan hal itu. Soleman menyebutkan bahwa dirinya hanya dipercayakan memegang kunci tower dan bertugas menghidupkan dan mematikan genset tower secara manual. Selebihnya adalah kewenangan Telkomsel.

“Kemarin jalan auto namun karena kerusakan pada sistem auto ATS maka harus dijalankan manual. Mulai Jam 20.00 WIT sampai dengan jam 06.00 WIT genset dimatikan untuk diistirahatkan. Pihak telkomsel sudah pantau dari sana sedangkan yang di BTS Abua/Kota lama dan Wuyuneri dikelola oleh Bakti tetap berfungsi normal karena menggunakan sumber listrik dari panel surya/solar cell dan baterai.” Tutupnya.

Kendati demikian yang patut diapresiasi adalah kendala hilang jaringan dalam ruangan kantor bupati sudah diatasi oleh teknisi dengan repointing. Selain itu peningkatan kapasitas 4G untuk BTS Bakti kota lama/Abua dan wuyuneri telah ditingkatkan meski mempunyai kapasitas terbatas.

#HumasPJ

Share.

About Author

Staf Bagian Humas dan Protokol Setda Kabupaten Puncak Jaya

Leave A Reply