SEMPAT TUAI HASIL POSITIF COVID -19, PUNCAK JAYA KEMBALI KLAIM ZONA HIJAU

0

Pers Release No: 085/HUMASPJ/VII/2020

Mulia_Dalam wawancara yang dilakukan, Bupati Puncak Jaya, Yuni Wonda, S. Sos, S. IP, MM  setelah apel pagi, secara resmi Pemda Puncak Jaya mengatakan bahwa wilayahnya kembali ke zona hijau.

Didampingi Plh. Sekda dan jajaran staf ya, Bupati Yuni mengklarifikasi hasil test Swab yang dikirimkan oleh Tim Gugus Tugas Covid ke Jayapura. “Kita bersyukur bahwa Puncak Jaya kembali dinyatakan zona hijau pasalnya setelah dilakukan  test Polimerase chain reaction (PCR) melalui Swab, pasien sebelumnya yang positif tidak menunjukkan gejala reaktif” ungkap Bupati.

Pernyataan tersebut dibenarkan oleh dr. Nasir Ruki, S.si, M.Kes, Apr, SP.GK selaku Jubir covid – 19 Kabupaten Puncak Jaya bahwa pasien tersebut telah dinyatakan negatif dan sudah dihapus dari daftar pasien Covid-19 oleh Gugus Tugas Provinsi Papua Sehingga Puncak Jaya kembali ke zona hijau namun tetap saja kita mematuhi protokol kesehatan dengan menggunakan masker maupun menjaga jarak hal ini tetap kita berlakukan untuk tetap menjaga kesehatan sehingga kita tetap menjaga diri dalam situasi pandemi ini.” Bener dr. Nasir. Dirinya berharap hasil ini bukan dijadikan patokan dan membuat masyarakat lalai dari menjaga kesehatan.

Masih dikesempatan yang sama, Bupati Yuni Wonda juga menyampaikan kepada jajaran ASN yang ada bahwa ditengah pandemi namun pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan. “Terima kasih kepada ASN karena selama 5 lima bulan berjalan dengan adanya pandemi  covid-19 namun tidak mengurangi semangat kita dalam menjalankan roda pemerintahan dan kami menilai bahwa  aktivitas pelayanan publik tetap berjalan dengan baik PNS masih tetap melayani sesuai dengan tugas yang ada. Saya berharap kepada semua ASN agar tetap melayani kepada negara dan bangsa terlebih kepada Puncak Jaya tercinta” ungkap Bupati.

Dalam situasi pandemi dan memasuki perpanjangan waktu ke lima, Bupati menilai bahwa situasi perekonomian dan aktivitas publik di Puncak Jaya tetap berjalan dengan baik sehingga tidak mendatangkan kekuatiran bagi masyarakat. Peningkatan jumlah kasus di Jayapura maupun wilayah perbatasan disikapi normal olehnya. “Kami Puncak Jaya dari sisi perekonomian, sembako tetap terjamin dengan baik hal ini terlihat sampai hari ini belum pernah ada kios mengeluh tutup karena pasokan sembako yang menipis dan dapat terlihat jelas melalui aktivitas bongkar muat barang sembako dan BBM dari kendaraan lajuran Wamena yang  masuk selama 3 hari ini di beberapa titik di Kota Mulia dan Ilu. Sementara untuk stok sembako, sayur – mayur, dan lauk di pasar Nagallo Muni dan harga kebutuhan sangat terjaga dengan baik (stabil), transportasi khusus barang masih kita pantau dan awasi masuknya lajuran dari Wamena.”Jelas Bupati.

Selain itu beras pegawai juga lancar selama berapa bulan terakhir sehingga tidak ada keluhan dari pegawai terkait kekurangan jatah beras. “Untuk beras jatah Pegawai juga lancar sampai hari ini namun kami berharap kepada Pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Sosial RI  kalau bisa untuk Wilayah Papua jangan hilangkan beras raskin dengan adanya  pertimbangan khusus letak geografis yang ada sehingga menyulitkan masyarakat mendapatkan sembako (beras) meskipun  masyarakat sudah berkebun dan ada hasil jagung, singkong sudah tumbuh sisi ekonomi yang berjalan cukup baik akan tetapi program e – warung dari Pemerintah dinilai akan menemui kendala disebabkan sulitnya akses jaringan internet, tingginya harga barang dan keterbatasan lain sehingga program tersebut tidak berpengaruh bagi perekonomian masyarakat yang ada di Distrik dan Kampung.”papar Bupati Yuni.

Dalam kesempatan tersebut juga Bupati menegaskan tentang aktivitas masyarakat terkait perjalanan keluar ataupun masuk ke Wilayah Puncak Jaya masih dibatasi. “Untuk menjaga Puncak Jaya tetap di zona yang bebas dari pandemi maka transportasi untuk kendaraan penumpang masih dipertimbangkan setelah dilakukan rapat evaluasi  lintas sektoral penanganan Covid – 19 beberapa hari kedepan di Aula Sasana Kaonak. Masih ada beberapa, pejabat penting dan Kepala OPD masih berada diluar daerah seperti Jayapura, Nabire, Wamena dan Timika, keinginan untuk kembali sangat, besar sehingga akan kita evaluasi dalam rapat lintas sektoral. Jadi kami minta untuk bersabar. Kedepan, jika diizinkan harus melalui tes yang sesuai dengan standar, Protokol kesehatan” Tutup bupati.

Share.

About Author

Staf Bagian Humas dan Protokol Setda Kabupaten Puncak Jaya

Leave A Reply