SEKDA PUNCAK JAYA OPTIMIS VAKSINASI TEMBUS ANGKA 1.500, SEKDA : KINI MOBILITAS PENDUDUK WAJIB BERSERTIFIKASI

0

Pers Release No : 088/HumasPJ/VI/2021

Mulia – Guna memantapkan diri mempertahankan zona hijau dari masuknya Covid-19 di Puncak Jaya, Pemda Puncak Jaya adakan Vaksinasi gelombang kedua yang dikhususkan untuk pelayan masyarakat yakni ASN. Setelah sebelumnya dilakukan serbuan Vaksinasi Massal TNI Polri yang hanya dikhususkan bagi aparat keamanan, Pemda juga merasa terpanggil.

Setelah melakukan inspeksi di Puskesmas dan RSUD terkait pelaksanaan Vaksinasi H. Tumiran, S.Sos, M.AP selaku Sekda Puncak Jaya angkat bicara, Selasa (06/07).

Tumiran menjelaskan bahwa proses vaksinasi tahap pertama, sukses dan untuk tahap kedua yang sedang berlangsung kali ini diprioritaskan kepada lanjutan para tenaga medis, TNI-Polri serta ASN yang lebih khusus para pejabat berjalan dengan baik.

“Terkait program pemerintah mengenai proses vaksinasi yang lebih khusus di Puncak Jaya telah kami selenggarakan dengan baik. Jumlah vaksin yang dikirim pemda pada vaksinasi tahap kedua ini adalah 3000 ampul (Sinovac) yang dimana jumlah itu mencakup tahap pertama dan kedua” Ujar Sekda.

Sekda melanjutkan bahwa laporan yang diterima pemda terkait jumlah penerima vaksin sudah mencapai angka 1.105 orang “Sesuai hasil laporan yang kami terima sampai dengan hari senin kemarin, penerima vaksin di puncak jaya sudah mencapai 1.105 orang dari target 1.500 orang” Ungkapnya.

Sekda menambahkan bahwa setelah beberapa kali melakukan peninjauan langsung ke lapangan, tim vaksinasi masih sering terkendala pasokan listrik untuk mensuplai pengimputan data yang harus terhubung Internet yang berdampak pada pada proses pendaftaran dan screening. Untuk itu pihaknya mengusahakan dengan generator alternatif.

“Sesuai pengamatan saya hari ini proses Vaksinasi tetap berjalan lancar serta antusias para ASN sudah sangat tinggi. Terlepas dengan masih adanya kendala yang dihadapi, pemda sangat optimis bisa mencapai dan menyelesaikan target sesuai jadwal yang telah diberikan oleh Pemerintah Provinsi Papua.”bebernya.

Diakhir wawancaranya Sekda berharap jatah vaksin untuk Puncak Jaya bisa mencakup seluruh masyarakat yangl ada. “Kedepannya kami akan melihat perkembangan yang ada dilapangan bilamana antrian masyarakat untuk melakukan vaksinasi sangat tinggi pemerintah akan mengajukan permintaan tambahan jatah vaksin ke Provinsi, karena jatah vaksin yang ada saat ini sangatlah kurang dari jumlah masyarakat yang ada” ungkapanya.

Menutup diskusi, Sekda mengajak seluruh jajaran ASN dan warga masyarakat Puncak Jaya agar tidak takut vaksin dan menekankan pentingnya vaksin bagi mobilitas penduduk. “Kini Vaksin sangatlah penting untuk mencegah penularan Covid-19 ditambah menjadi hal wajib dengan adanya peraturan baru dari Pemerintah Pusat terkait nantinya persyaratan untuk melakukan perjalanan suka tidak suka, mau tidak mau (mobilitas penduduk dari satu kota ke kota lain) harus sertifikat vaksinasi”tutup sekda.

#HumasPJ

Share.

About Author

Staf Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Puncak Jaya. Instagram : @arfan_febriyan

Leave A Reply