RESMIKAN GEREJA AGAPE, BUPATI YUNI : JAGA KERJASAMA GEREJA DAN SELURUH ELEMEN MASYARAKAT

0

Pers Release No. 093/HumasPJ/VII/2021

Mulia – Peresmian Gereja Agape Wuyuneri yang ditandai dengan pengguntingan pita papan nama gereja, pintu masuk gereja oleh Bupati Puncak Jaya Dr. Yuni Wonda, S.Sos, S.IP, MM serta pembukaan pintu gereja oleh Ketua Klasis GIDI Wilayah Yamo Pdt. . Peresmian tersebut merupakan perwujudan dari salah satu bentuk Pemerintah Daerah terhadap pelayanan keagamaan. Berlangsung di Halaman Gereja Agape Distrik Wuyuneri, kegiatan tersebut berlangsung lancar dan hikmat, Rabu (14/07).

Hadir dalam peresmian tersebut Kapolres Puncak Jaya AKBP. Adi Tri Widiyanto, SH, S.IK, Wakil Bupati Puncak Jaya Deinas Geley, S.Sos, M.Si, Danramil Mulia, Ketua Umum Wilayah Yamo Pdt. Yason Wonda, Ketua Klasis GIDI Wilayah Yamo, Pimpinan Denominasi Gereja, Pejabat Eselon II dan III, Kepala Distrik, Kepala Kampung serta Masyarakat Distrik Wuyuneri.

Sehari Sebelumnya Bupati Puncak Jaya Dr. Yuni Wonda, S.Sos, S.IP, MM telah memberikan dana bantuan sebesar 250 juta kepada Jemaat Agape Wuyukwi dalam rangka acara peresmian tersebut. Adapun tema yang diambil yakni “Allah Ninom Wonogwe, Matius : 19-20”.

Ketua Panitia Pembangunan Gereja Agape Wuyukwi Marius J. Telenggen mengungkapkan peletakan batu pertama pembangunan Gereja Agape sebelumnya dipimpin oleh Ketua Klasis Gidi Wilayah Yamo terdahulu Alm. Pdt Danius Game dan Mantan Bupati Puncak Jaya Drs. Henok Ibo pada tanggal 27 Mei tahun 2015 silam.

Selain itu, Ketua Umum Wilayah Yamo Pdt. Yason Wonda dalam sambutannya mengatakan pihaknya mengapresiasi atas Kerjasama yang baik antar Gereja, Pemerintah Daerah maupun stakeholder lainnya “Terima Kasih kepada Pemerintah Daerah, DPRD, Kapolres, Dandim, Kepala Distrik dan Kepala Kampung serta semua pihak yang terlibat dalam pembangunan gereja agape ini. Untuk kedepannya saya harapkan agar lebih lagi meningkatkan kerjasama yang baik ini” ungkap Pdt. Yason singkat.

Sementara itu, Bupati Puncak Jaya Dr. Yuni Wonda, S.Sos, S.IP, MM mengatakan pembangunan Gereja, Pelayanan Kerohanian merupakan hal yang utama dan menjadi prioritas tinggi “Pengabdian para gembala di daerah yang dulu sulit ini patut diapresiasi, karena pengabdian mereka hanya bermodalkan Alkitab dan berjalan kaki memberikan pelayanan di masyarakat, dan hasilnya adalah pembangunan gereja ini, semua jabatan besar yang kita dapat karena hasil dari pelayanan gereja dan kita harus mensyukuri hal itu” ungkap Dr. Yuni.
Pihaknya juga berterima kasih kepada Kapolres dan Dandim serta semua elemen bahwasanya yang dulunya daerah wuyuneri merupakan daerah yang kurang kondusif tetapi saat ini akhirnya semua berjalan dengan aman dan nyaman karena kerjasama yang baik.

Bupati Yuni menegaskan agar tetap menjaga kerjasama yang baik antar elemen masyarakat serta jabatan kepala distrik wuyuneri harus menjaga baik wilayahnya sendiri. “Setiap Kepala Distrik saya sudah tegaskan untuk menjaga baik wilayahnya. Jika para Kepala Distrik yang tidak berada di tempat dan melalaikan tugasnya selama 3 minggu atau 3 bulan akan saya ganti langsung. Jabatan Kepala Distrik yang telah dikasih tugasnya agar menjaga baik wilayahnya jangan sampai ada oknum pencuri, minuman keras, judi dan jangan sampai ada gangguan Kamtibmas. Itulah harga jabatan yang saya kasih” tegas Bupati Yuni.

Diharapkan bahwa gereja yang telah dibangun dapat menarik masyarakat agar setiap hari minggu dapat melaksanakan aktivitas beribadah “Gereja – Gereja besar yang dibangun diharapkan dapat menarik masyarakat untuk beribadah, jangan gereja besar namun jemaatnya hanya setengah dari besaran Gedung itu sendiri. Jadi menjadi catatan penting untuk kita semua bahwa jangan sampai kita menggebu-gebu membangun gereja yang besar tapi ternyata jemaat didalam tidak ada. Hari minggu hanya main joker, tinggal dirumah dan togel. Itu aktivitas yang tidak bermanfaat. Jadi Bupati larang keras tidak boleh lagi seperti sehingga wajib bagai pejabat, kepala distrik dan kepala kampung harus beribadah” harap Bupati.

Sebelum menutup sambutan Bupati Puncak Jaya Dr. Yuni Wonda, S.Sos, S.IP, MM mengajak kepada seluruh masyarakat puncak jaya agar selalu mematuhi Protokol Kesehatan dan jangan selalu mau bepergian ke kota karena di Kota sekarang masuk zona merah covid-19 “Korona ini sudah makan orang banyak, banyak yang mati, jadi saya harap masyarakat jangan selalu mau ke kota. Tinggal saja di mulia melakukan aktivitas berkebun karena makanan local sangat bermanfaat. Jadi sekarang kita harus berdoa banyak kepada Tuhan agar selalu dilindungi” tutup Bupati.

#HumasPJ

Share.

About Author

Staf Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Puncak Jaya. Instagram : @arfan_febriyan

Leave A Reply