RAPAT EFEKTIFITAS, EFISIENSI, TRANSPARANSI DAN AKUNTABILITAS PELAKSANAAN PROGRAM BANTUAN PEMERINTAH DALAM PENANGANAN COVID-19 DI KABUPATEN PUNCAK JAYA

0

Pers Release No:071/Humas/VI/2020

Mulia- Dalam kegiatan Rapat Efektifitas dan Efisiensi yang di pimpin langsung oleh Bupati Puncak Jaya, berlangsung di Aula Sasana Kawonak Kantor Bupati Puncak Jaya, Rabu (10/6).

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Puncak Jaya YUNI WONDA, S.Sos, S.IP, MM, Plh. Sekda Mulyadi, S.Sos, M.AP, M.KP, Ketua DPRD Zakarias Telenggen, Sekretaris DPRD Puncak Jaya Daud Wendamili, S.H , M.KP, Kapolres Puncak Jaya AKBP Mikael Suradal, MM, Dandim 1714/PJ Letkol Inf. Agus Sunaryo, Para Kepala OPD, Para Kepala Distrik, Denominasi Gereja, Jubir Percepatan Penanganan Covid 19 Puncak Jaya dr. Muhamad Nasir Ruki,S.Si, M.Kes.Apt. Sp.GK.

Bupati Puncak Jaya Yuni Wonda, S.Sos, S.IP, MM dalam arahannya mengatakan “Seluruh kepala OPD harus menyiapkan slide agar dapat menjelaskan secara langsung dan transparansi sehingga dapat di mengerti, kita perlu ditantang untuk pemikiran yang bagus” ungkap Bupati.

“Masyarakat harus tahu bahwa Pemerintah telah bekerja keras, untuk BST harus menjadi pekerjaan kita bersama” tambah Bupati.

Bupati Puncak Jaya juga menyampaikan bahwa “Setelah keputusan Rapat bersama Para Kepala Sekolah kemarin, Bupati menyampaikan bahwa hari senin mendatang Sekolah kembali beraktivitas agar para peserta didik baru segera mendaftarkan diri” ungkap Bupati Yuni.

Plh. Sekda Mulyadi, S.Sos, M.AP, M.KP mengatakan “setiap kepala OPD yang melakukan perjalanan dinas harus melakukan presentase

Kepala BPKAD Yubelina  Enumbi, SE menyampaikan bahwa “Keputusan Gubernur Papua, kabupaten puncak jaya menerima bantuan 2 milyar aftekasi bantuan ke 27 distrik. Bantuan keuangan kepada kabupaten ialah untuk Penanganan kesehatan, Penanganan Dampak Ekonomi, dan Jejaring Sosial” ungkap Yubelina.

Kepala Dinas Sosial Keni Wonda, S.SOS menyampaikan “Angkutan dan Distribusi bantuan CBP yakni bantuan beras 100 ton bantuan dari provinsi, yang dijalankan pertama 50 ton, kemudian tahap ke dua akan di datangkan 50 ton lagi” ungkapnya.

Kapala DPMK Yahya Wonorengga menyampaikan “kampung harus membentuk relawan covid 19 merupakan salah satu syarat mutlak untuk menerima bantuan tahap 1, kami dari dinas pemberdayaan desa kami sudah siap hanya saja kendalanya ialah kepala kampung belum menyerahkan data KK. Jika kabupaten kota tidak menyerahkan bantuan langsung tahap 1, kemungkinan besar bantuan tahap 2,3 tidak dapat di salurkan” ungkapnya.

Kapolres Puncak Jaya AKBP Mikael Suradal mengatakan “Saya sangat berterimakasih terkait adanya BST (Bantuan Sosial Tunai) adapun yang menyangkut BLT antar Distrik harus bekerja sama dengan baik agar penyaluran BLT ini dapat tersalurkan dengan baik” ungkap Kapolres.

Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid 19 dr. Muhamad Nasir Ruki,S.Si, M.Kes.Apt. Sp.GK menyampaikan “Jumlah ODP dari 220 orang menjadi 19 orang adapun hasil PCR covid 19 saat ini 0, ketegasan Pemerintah Daerah sangat dominan dalam menjaga status daerah masih dalam zona hijau” ungkap dr.Nasir.

“Adapun bantuan Pemerintah Provinsi (Dinas Kesehatan) berupa masker 3 M N-95 sebanyak 290 pcs, APD (Cover All) sebanyak 300 set, sarung tangan Obgyn sebanyak 500 pasang, RDT  (Rapit Test) sebanyak 690 Test, dan masker bedah sebanyak 30 box/kotak dan beberapa bantuan dari beberapa pihak” tambah dr.Nasir.

Di akhir kegiatan Bupati Puncak Jaya memutuskan bahwa gereja dan mesjid kembali melaksanakan ibadah seperti hari-hari biasa serta Apel perdana yang akan di laksanakan ASN pada masa karantina senin tanggal 15 juni mendatang dengan tetap mengutamakan protokol kesehatan.

#HumasPJ

Share.

About Author

Leave A Reply