PUNCAK JAYA ZONA HIJAU, JUBIR HIMBAU SEMUA PIHAK TETAP WASPADA

0

No Pers Release : 048/PR/Humas/IV/2020
Mulia – Peningkatan kewaspadaan terhadap antisipasi penyebaran virus Covid 19 terus ditingkatkan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Melalui Jubir penanganan covid Puncak Jaya untuk mencegah penyebaran virus ini maka karantina wilayah di Puncak Jaya kembali diperpanjang sampai 6 Mei 2020 mengingat penyebaran virus yang terlalu cepat menular.

Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya melalui Dinas Kesehatan terus memberikan sosialisasi dan pemahaman kepada masyarakat, Gugus Covid 19 Kabupaten Puncak Jaya melalui Jubir dr. Muhamad Nasir Ruki, S.Si, M.Kes. Apt,SP.GK saat ditemui saat kegiatan PKK di Distrik Pagaleme (27/4) menyampaikan bahwa ” Situasi Kabupaten Puncak Jaya sejak karantina wilayah dan merupakan kabupaten pertama di Indonesia yang menerapkan karantina lokal dilaporkan per 27 April bahwa ODP sebanyak 74 orang, PDP 5 orang dan pasien positif masih terbilang aman. Dengan adanya karantina wilayah ini maka dapat turunkan angka tersebut menjadi 44 orang dan kita berharap sepuluh hari kedepan angka ini bisa menuju ke angka nol (zero), namun untuk mencapai angka nol apabila seluruh masyarakat Puncak Jaya menunjukkan kedisiplinan diri dan taat kepada himbauan pemerintah untuk tetap di rumah dan yang sangat penting yang harus diperhatikan adalah menghindari kerumunan banyak orang yang tidak penting karena sangat memicu menyebarnya virus ini dan juga tetap menggunakan masker saat keluar rumah.”Tegas Nasir.

Lebih lanjut dr. Nasir juga menambahkan terkait kesiapan RSUD Mulia dalam menghadapi kemungkinan ditemukan kasus Covid – 19. “Kami juga menginformasikan bahwa RSUD Puncak Jaya telah mempersiapkan segala kemungkinan ada kasus Covid 19 apabila dilakukan tindakan isolasi termasuk APD dan lainnya yang akan digunakan, juga terkait dengan pasien positif apabila ditemukan dapat dirujuk sudah kami siapkan juga” Ujar Nasir.

Untuk itu pihaknya menghimbau kepada seluruh masyarakat bahwa zona aman tidak menjamin untuk itu diperlukan kewaspadaan. “Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat sekalipun kita di Puncak Jaya masih zona hijau kita masih aman namun kita tetap waspada terlebih kepada orang yang ada dalam kategori (OTG) alias Orang Tanpa Gejala yang berinteraksi dengan kita oleh karena itu perlu kami sampaikan kepada seluruh masyarakat apabila berinteraksi dengan siapapun harus ada dalam kontes pemikirannya bahwa dia sedang berinteraksi dengan orang yang OTG dan ketika kita selalu berpikiran bahwa kita berhadapan dengan OTG maka kita akan berhati – hati karena untuk saat ini Covid 19 dianggap masih sangat berbahaya dan mematikan untuk itu sekali lagi kami menghimbau dan mengingatkan kepada kita semua untuk tetap menjaga jarak dan tetap menggunakan masker saat keluar rumah” Pungkasnya.

Pada kesempatan itu pula dr. Nasir menambahkan untuk saat ini telah dilakukan rapid test terhadap 90 orang dan yang diutamakan adalah pegawai kesehatan sebagai garda terdepan penangan Covid 19 dan dari test yang dilakukan menunjukan hasil yang negatif, namun dari hasil tersebut apabila ditemukan hasil yang positif maka kita akan memutuskan bahwa pasien ini termasuk pasien Covid 19 namun harus terkonfirmasi dengan hasil SWAB test selama dua kali dan menunjukkan positif baru kita bisa memutuskan pasien ini positif Covid 19 namun apabila hasil dari rapid test positif dan hasil SWAB negatif maka keluar dari persangkaan tersebut.

Jubir juga mengajak masyarakat untuk sebisa mungkin mencari informasi tentang Covid 19 yang benar, supaya kita tidak salah dalam menafsirkan yang pada akhirnya kitapun terjerumus dalam persepsi yang salah pula.

“Untuk itu sekali lagi diharapkan kepada masyarakat untuk tetap tenang tidak panik dan terlebih membuat stigma yang tidak baik terhadap pasien Covid 19 namun perlu kita ketahui bersama Covid 19 ini merupakan wabah yang belum kita ketahui solusi dalam hal terapi yang final namun masih dalam tahap penilitian namun masyarakat diharapkan untuk tidak takut karena pada kenyataannya Covid 19 bisa disembuhkan dan kita berharap kedepan angka kesembuhan bisa meningkat dan angka ODP juga semakin menurun sehingga karantina wilayah dapat diselesaikan oleh karena itu kita terus bersatu padu bergandengan tangan melawan Covid 19 dan terlebih banyak berdoa berserah diri dan memohon perlindungan Tuhan” Tutup dr.Nasir.

#humaspj

Share.

About Author

Leave A Reply