PERINGATI HUT GIDI KE 58, JEMAAT GIDI KLASIS YAMO IKUTI IBADAH PENGUCAPAN SYUKUR SEDERHANA

0

Pers Release No: 010/HumasPJ/II/2021

Mulia- Ribuan umat GIDI Klasis Wilayah Yamo mengikuti Ibadah Pengucapan Syukur dalam rangka memperingati HUT GIDI yang ke-58, yang digelar oleh Klasis GIDI Wilayah Yamo secara sederhana dan dihadiri Forkopimda dengan menerapkan protokol kesehatan.

Mengusung Tema utama “Penginjilan Belum Selesai” (Kis. Rasul 1:8) dan dengan Sub Tema “Kita Harus Bekerja Selagi Hari Masih Siang” (Yohanes 9:4) dengan dominan warna kuning bermakna kemuliaan, berlangsung di Lapangan Aula GIDI (12/02).

Hadir dalam kesempatan tersebut mewakili Bupati Puncak Jaya, Wakil Bupati Deinas Geley, S.Sos, M. Si, Anggota DPRD Mendi Wonerengga, Kapolres Puncak Jaya AKBP. Drs. Mikael Suradal, MM, Pasi Ops. Kodim Kapt. Inf Daniel Sine dan Asisten I Bid Pemerintahan SETDA Yahya Wonerengga serta pejabat Eselon II dan III.

Dalam kegiatan itu ikut dibacakan sejarah berdirinya gereja injili yang diantar oleh para Misionaris di tahun 1950 dengan berbagai tantangan dan kesulitan sebelum Papua jatuh ke pemerintah Indonesia. Yang saat itu nama GIDI masih dikenal dengan Gereja Injili Irian Barat yang monumental adalah pembakaran jimat di pegunungan tengah tahun 1960-1961 dan Awal pembabtisan tahun 1962-1963.

Selain itu dilakukan pula proses pembakaran lilin kue ulang tahun dan pemotongan kue oleh Pdt. Yason Elabi dan Ev. Yosep Murib yang sangat meriah yang dipandu oleh Ibu Siben Enumbi.

Pdt. Gad Yikwa dalam khotbahnya menyampaikan “Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi (Kis. Rasul 1:8). Ayat ini menjadi perjanjian Tuhan dengan para orang tua kita dan melakukannya hingga sampai saat ini” ucap Pdt. Yikwa.

Dirinya menjelaskan bahwa “Gereja masih memiliki tugas yang besar untuk pekabaran Injil, kita harus terus memberitakn injil sampai keseluruh bumi. Jangan hanya mengejar jabatan-jabatan yang ada di dunia tetapi hendaklah kita sebagai hamba Tuhan tetap melayani dengan sunguh-sungguh” jelasnya.

Dalam sambutannya Wakil Bupati Puncak Jaya Deinas Geley menyampaikan “Untuk merayakan HUT GIDI ke-58 masyarakat Kabupaten Puncak Jaya kami bentuk 5 titik tempat kumpul, yang pertama kita pusatkan di Mulia kemudian Klasis Mewoluk, Klasis Yamo, Klasis Tingginambut, dan Klasis Ilu. Maka kami telah mengarahkan pemerintah daerah bersama dengan gereja untuk bersama-sama merayakan HUT GIDI di 5 titik tersebut” ujarnya.

Deinas Geley mengapresiasi komitmen pimpinan klasis dan alumni GIDI fokus pada pelayanan dan tidak tergiur untuk masuk dalam pemerintahan atau politik. Dirinya berharap agar para siswa yang lulus dari sekolah Alkitab tetap memberi diri dalam melayani di gereja-gereja dan tetap fokus. Kedepan pihaknya mengimbau seluruh Jemaat dapat mempertahankan persatuan GIDI khususnya wilayah yamo agar tidak terpecah. Dirinya yakin dengan soliditas ini gereja GIDI dapat dikenal ke nasional sampai ke Internasional.

Senada dengan hal itu Pdt. Yason Elabi, MA selaku Sekretaris GIDI Wilayah Yamo yang membacakan Sambutan Presiden GIDI dalam rangka HUT GIDI menyampaikan “Saya merasa bangga karena Gereja Injili di Indonesia telah berkembang, dari orang-orang tua yang telah membentuk gereja ini sehingga Tuhan telah menuntun dan mengawasi gereja sampai dapat terbentuk.”

Dirinya mengharapkan ada Kerja sama antara pemerintah dan gereja wilayah yamo agar kiranya Tuhan Yesus menyertai didalam pelayanan.” Saya berharap pemerintah senantiasa menjaga dan melindungi jemaat yang ada di Kabupaten Puncak Jaya karena kedepannya akan banyak tantangan yang akan kita dihadapi” tuturnya.

“Penginjilan belum selesai artinya penginjilan adalah amanat agung yang Tuhan kerjakan buat kita orang percaya dan gereja injili di indonesia terus mengemban amanat agung itu untuk menjangkau jiwa-jiwa” ungkap Yason.

Ev. Yosep Murib, M. Th dalam sambutannya mengajak seluruh Jemaat untuk pandai mengucap syukur dalam berbagai hal. “Kita harus bisa mengucap syukur kepada Tuhan kita mau lari kemana, saudara dan saya tidak bisa sembunyi dan luput dari pantauan Tuhan. Kesempatan ini saya berpesan agar seluruh Jemaat tetap berpegang teguh pada dua hal yakni Doa dan Firman Allah tidak boleh lupa” Ungkap Ketua Klasis GIDI Mulia.

Kegiatan Ibadah Syukur ini walaupun diselenggarakan secara sederhana namun tidak mengurangi kehidmatan acara. Nampak dari antusias jemaat yang hadir dan memberikan pesembahan hasil bumi untuk menyokong pembangunan Aula GIDI.

Penyerahan Bantuan Dana Ibadah oleh Wakil Bupati Deinas Geley, S.Sos, M.Si

Penyerahan Bantuan Dana Ibadah oleh Wakil Bupati Deinas Geley, S.Sos, M.Si

#HumasPJ

Share.

About Author

Staf Bagian Humas dan Protokol Setda Kabupaten Puncak Jaya

Leave A Reply