PEMKAB PUNCAK JAYA KEMBALI BERDUKA, SATU LAGI PUTRA TERBAIK MENINGGAL TERPAPAR COVID-19

0

_Pers Release No:101 /HumasPJ/VIII/2021_

Mulia- Kabar dukacita kembali menerpa jajaran Pemda Kabupaten Puncak Jaya. Tepat pukul 10.45 WIT telah berpulang ke rumah Bapa di Sorga, Aletius Tabuni, S. Pd, M.Pd (Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Puncak Jaya) di RSUD Mulia, senin (2/8) setelah sebelumnya Kepala Distrik Irimuli yang meninggal dunia beberapa hari sebelumnya dengan penyebab yang sama.

Berdasarkan informasi dari RSUD Mulia, Alm. Aletius sempat dirawat secara intensif di ruang Isolasi akibat terpapar Covid-19 sejak beberapa hari yang lalu. Diketahui Aletius juga memiliki riwayat penyakit bawaan (komorbid) yang diduga sebagai penyebab utama.

Sesaat setelah mendengar kabar berita, Bupati bersama rombongan diantaranya Anggota DPRD Metius Wonda, Ketua KPU Darius Wonda dan Ketua Klasis GIDI Mulia Pdt.Telius Wonda turun langsung ke RSUD Mulia menjumpai keluarga yang berduka. Hadir pula Kepala Dinas Kesehatan Eliatas Telenggen, Staf ahli Ukkas, Asisten I Yahya Wonerengga bersama Asisten II Esau karoba serta rekan kerja almarhum. Sesuai protokol Covid-19, rombongan tidak diperkenankan memasuki ruang isolasi.

Ditemui oleh media, Bupati Yuni Wonda menyampaikan ungkapan duka cita yang mendalam atas berpulangnya salah satu pejabatnya yakni Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga.

“Banyak yang tidak percaya, dan sekarang terbukti bahwa penyakit Covid-19 ini memang tidak mengenal pangkat dan jabatan. Wabah Covid-19 memang telah banyak merenggut korban, baik korban jiwa maupun materil dan perekonomian yang lumpuh sebagai akibat pemberlakuannya PPKM untuk membatasi aktivitas dan mobilisasi manusia” ungkap Bupati.

Bupati juga menambahkan bahwa kini daerahnya telah memasuki perpanjangan PPKM kedua pasca keputusan Rapat Lintas Sektoral 19 Juli lalu. “Kita tidak boleh menganggap bahwa covid ini main-main, banyak yang menganggap bahwa covid ini hanya permainan pemerintah dan hanya menipu, sekarang kita kembali kehilangan salah satu putra daerah terbaik karena terpapar virus covid-19 setelah sebelumnya kadistrik Irimuli. Untuk itu kita harus lebih waspada dan banyak bicara kepada keluarga dan masyarakat untuk terus berhati-hati” jelas Bupati.

Bupati juga menegaskan agar keluarga yang berduka agar tidak mencari-cari kesalahan, menyalahkan satu pihak tertentu atau mengaitkan atas meninggalnya almarhum. “Ini namanya Covid kita tidak tahu dimana siapa yang bawa dan datang dari mana. Bukan seperti kecelakaan bermotor atau dipanah atau dibunuh sumbernya jelas. Sedangkan penyakit ini kita tidak tahu, semua orang berpotensi tergantung kondisi badan lemah atau ada penyakit bawaan. Sekarang pejabat harus jaga diri baik, jangan kumpul dirumah dan harus dibatasi karena ini berbahaya” pesannya.

Direncanakan acara duka akan dilakukan di rumah duka Wuyukwi yang berlangsung hari ini. Bupati berharap agar peristiwa tersebut menjadi pelajaran berharga dan peringatan untuk lebih waspada dengan prokes dan tetap menjaga kesehatan jajarannya.

#HumasPJ

Share.

About Author

Staf Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Puncak Jaya. Instagram : @arfan_febriyan

Leave A Reply