PANEN HASIL BUMI MELIMPAH, MASYARAKAT DISTRIK MULIA GELAR BAKAR BATU

0

Pers Release Nomor : 051/HumasPJ/IV/2021

Mulia_Sejalan dengan amanat Bupati Puncak Jaya, Dr. Yuni Wonda, S. Sos, S. IP, MM guna meningkatkan kemandirian masyarakat melalui pembukaan lahan kebun masyarakat menemui hasil positif. Ribuan masyarakat tumpah rumah di Kampung Muliambut merayakan panen raya mensyukuri hasil panen yang melimpah, Sabtu (10/4).

Beberapa waktu lalu, Bupati Puncak Jaya dalam kesempatannya memimpin apel menghendaki agar masyarakatnya berpartisipasi aktif membuka kebun dan menanam ubi, keladi, sayur mayur untuk memenuhi kebutuhan sehari hari. Hal itu dilakukan guna mengantisipasi terputusnya bantuan beras Raskin yang saat ini yang dalam beberapa bulan tengah menjadi isu hangat terutama bagi rakyat Papua.

Memang tidak dapat dipungkiri bahwa, ketergantungan akan beras, masih menjadi dilema pemerintah daerah yang tidak memiliki lahan persawahan mandiri. Persoalan ketahanan pangan tersebut yang oleh pemerintah daerah harus kembali kepada pangan lokal.

Kendati sempat diguyur hujan, tidak menyurutkan antusiasme masyarakat Distrik Mulia untuk mengadakan Bakar Batu. Kepala Distrik Mulia Tekiles Wonda, S.STP yang hadir didampingi Kepala Distrik Yamoneri Nik Kokoya dan Kepala Distrik Tingginambut Yoten Tabuni mengungkapkan kegembiraannya.

“Total ada 17 kolam yang dibuat, kegiatan ini adalah panen raya sebagai ungkapan syukur kami dengan makan bersama (bakar batu) keladi dan ubi yang dipanen dari 3 kebun berbeda dan ayam sebanyak 1000 ekor.” jelas Tekiles.

Dalam, kesempatan itu, pihaknya mewakili masyarakat menyampaikan ungkapan terima kasih kepada Bupati Puncak Jaya yang telah bantu dana bakar batu sebesar 50 Juta Rupiah. Tak lupa, dirinya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak baik jemaat maupun distrik yang ikut terlibat dalam syukuran tersebut.

Hasil bumi yang dimasak nampak segar dengan ukuran yang besar dari biasanya. Hal ini membuktikan kualitas tanah di Mulia sangat subur dan terpelihara. Tentu dapat dipastikan pangan tanpa pestisida dan pupuk buatan sehingga sehat dikonsumsi tentunya.

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, Yahya, Wonerengga, S. IP yang hadir memberikan bantuannya mengungkapkan bahwa kegiatan seperti ini harus terus dilestarikan dan rutin dilakukan. Selain untuk mempersatukan masyarakat selain itu juga dapat mendorong pertanian lokal yang mandiri dengan kekayaan alam dan kesuburan tanah yang baik, hal itu semua harus disyukuri.

Pekik gemuruh masyarakat yang antusias membawa batu yang panas untuk diletakkan diliang/kolam bakar batu menambah semarak kegiatan. Setelah itu asap yang membumbung menutupi lokasi pertanda ubi dan keladi telah ditumpuk diatas batu dan siap disusun berikut ayam dan sayur lain. Setelah semua siap, salah seorang gembala tampil ditengah kerumunan memimpin doa menaikkan syukur kepada sang pencipta atas hasil melimpah hari itu.

Pemandangan yang unik di Kota Mulia siang itu ditangkap puluhan warga yang hadir menyaksikan tradisi adat suku lani yang jarang terjadi. Mereka yang sekedar singgah pun turut menikmati dengan suka cita.

#Humaspj

Share.

About Author

Staf Bagian Humas dan Protokol Setda Kabupaten Puncak Jaya

Leave A Reply