MERIAHKAN HUT RI KE-75, BUPATI ADAKAN LOMBA BERHADIAH TOTAL 600 JUTA RUPIAH

0

Pers release : Nomor : 079/HumasPJ/VIII/2020

Mulia- Berbeda dengan tahun – tahun sebelumnya peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-75 tahun ini Bupati Puncak jaya mengadakan lomba kebersihan, kerapian dan Penerapan new normal antar OPD, Dinas/Badan, Distrik dan BUMN/BUMD serta instansi vertikal dilingkungan Pemda Puncak Jaya.

Puncak penganugrahan Piagam Penghargan OPD terbaik dalam lomba kebersihan, kerapian kantor dihelat setelah pelaksanaan upacara pengibaran bendera dilangsungkan di Hall Kantor Bupati Puncak Jaya (17/8).

Hadir dalam event itu Bupati Puncak Jaya Yuni Wonda S.Sos, S.IP, MM bersama Ketua DPRD kabupaten puncak jaya Zakarias Telenggen, Kapolres Puncak Jaya AKBP Drs. Mikael Suradal, MM, Dandim 1714/PJ Letkol Inf. Rofi Irwansyah, Plt.Sekda Tumiran, S.Sos , M.AP, Ketua Panitia HUT RI ke 75 Mulyadi, S. Sos, M. AP, M. KP, Danyon 900/R  letkol Inf. Markity Jaya, Danki 753 AVT Mayor Inf. Denny sarurerung, S.Sos dan segenap pimpinan bersama anggota DPRD. Hadir pula para kepala OPD, kepala distrik, pimpinan instansi vertikal dan tamu undangan sebagai nominator lomba.

Di tempat yang berbeda, ribuan masyarakat tumpah ruah untuk mengikuti makan siang bersama di Aula Sasana Kawonak.

Bupati Puncak Jaya dalam sambutannya menyampaikan bahwa “Beberapa OPD yang baru belum mempunyai kantor atau masih satu atap dengan kantor lain. Distrik ada dua tipe yaitu Tipe A sebanyak 8 distrik induk dan Tipe B bagi 19 distrik baru. Setelah saya lantik saudara, tidak perlu harus ada kantor sendiri. Honai sederhana yang ada pun sudah cukup untuk melayani masyarakat.”ujar Bupati.

Terkait kinerja OPD dalam jajarannya, Bupati menegaskan bahwa” Masukan dari beberapa Anggota DPRD dalam sidang RAPBD yang disampaikan lewat fraksi tentang adanya kinerja yang minim dari ASN namun hanya makan gaji buta saya tegaskan penilaian kali ini bukan hanya karena kantor atau gedung namun untuk saat ini saya hanya mendengar langsung dari masyarakat bahwa ada OPD atau kepala distrik ini yang melayani masyarakat bukan hanya dikantor saja namun di honai atau rumah. Saya mengajak kepada seluruh OPD kepala distrik BUMN/BUMD dan instansi vertikal saat ini kita masih dalam pandemi covid-19 jadi untuk kebersihan, penataan ruangan dan juga penerapan new normal harus diterapkan dimasing-masing OPD “Tutup Bupati.

Dalam penilaian lomba kebersihan ini, Bupati sendiri yang turun langsung menilai dan memantau keadaan gedung dan halaman kantor ke tiap Dinas, Badan, Kantor Distrik,BUMN/BUMD dan instansi vertikal sejak hari kamis sampai hari jumat kemarin.

Para pemenang lomba langsung diserahi piagam penghargaan berikut uang tunai dengan nilai fantastis yang memenuhi ketentuan. Kategori yabg dilombakan antara lain : Kategori I Dinas Tipe A, Kategori II Dinas Tipe B, Kategori III Dinas Tipe C, Kategori IV Unsur penunjang/Badan, Kategori V Distrik Tipe A, Kategori VI Distrik Tipe B, Kategori VII BUMD/BUMN, dan Kategori VIII Instansi vertikal.

Kriteria lomba yang dipertandingkan meliputi, kebersihan halaman, pengaturan ruangan kantor, serta adaptasi new normal yang representatif seperti tersedianya tempat cuci tangan, jarak antar meja, fungsi bangunan, sirkulasi udara dsb.

Salah salah satu pemenang lomba, Kepala Distrik Kiyage Mendison Wonda menyampaikan ungkapan bangga dan terima kasihnya atas penghargaan ini. “Saya tidak menyangka Distrik saya yang juara I, padahal distrik saya jauh di pedalaman harus naik pesawat. Karena kebersihan dan kerapian bagi kami adalah sebuah kewajiban dan Tuhan tahu hambaNya yang benar dalam bekerja. Bupati kami juga memperhatikan distrik kami sampai kesana” Ungkap Mendison saat ditanya rahasia dibalik kemenangannya.

Yang menarik dalam lomba itu,  peserta lomba yang tidak memenuhi kategori juga tetap mendapatkan hadiah dari Bupati berikut uang tunai yang lumayan. “Ini sebagai motivasi bagi OPD lain yang masih dibawah standar agar kedepan bisa lebih baik dan segera melakukan pembenahan. Kedepan kontestasi lomba ini akan kita tingkatkan menjadi lomba lintas sektoral. Sebab kantor bupati (Setda) tidak mungkin disandingkan dengan OPD, mungkin Setda akan berhadapan dengan Kodim atau Polres.”Jelas Bupati Yuni disambut tepukan meriah.

Total hadiah yang digelontorkan oleh Pemda dalam kompetisi tersebut adalah sebesar Rp.600 jt. Itu sudah termasuk OPD yang kalah. Event ini sendiri banyak tidak disadari oleh para OPD, bahkan saat penilaian ada beberapa kantor yang tutup dan kondisinya tidak layak.

Disela-sela penyerahan piagam dan hadiah kepada pemenang lomba, tepat pukul 12.00 WIT, Bupati beserta muspida dan undangan lainnya secara serentak berdiri bersamaan dengan sirine Detik-Detik Proklamasi dari istana merdeka Jakarta.

Di kesempatan berbeda, berlangsung Vicon virtual Upacara detik – detik Proklamasi Kemerdekaan RI dari Istana negara yang live berlangsung di Ruang Kerja Bupati. Kegiatan tersebut diikuti Staf Ahli Bupati bidang pemerintahan,hukum & politik Ukkas S.Sos ,M.KP, Staf Ahli Bupati bidang Ekonomi & Pembangunan  Barnabas Yoteni S.Sos, M.AP, Asisten II Sekda Drs.Hendrik Bilang’labi M.KP.

Selepas dari acara penyerahan dilanjutkan Upacara Penurunan Bendera Merah Putih di lapangan Alun alon Kota Baru. Bertindak sebagai Inspektur Upacara Kapolres puncak jaya Drs. Mikael Suradal, MM dan Komandan Upacara yakni Kasat Reskrim Res Puja Iptu. Dedy Bintang Syahputra. Perwira Upacara Kapt. Inf. AEP. Nurul Ismael. Upacara penurunan dimulai pukul 15.00 Wit berjalan hikmat, minimalis dan sederhana selesai pkl. 15.30 WIT.

#Humaspj

Share.

About Author

Staf Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Puncak Jaya. Instagram : @arfan_febriyan

Leave A Reply