MENANGULANGI KRISIS PANDEMI COVID-19, BUPATI YUNI MEMBERIKAN BANTUAN SEMBAKO KEPADA MASYARAKAT DISTRIK DAGAI

0

Pers. Release No : 065/HumasPJ/V/2020_

Mulia-  Menangulangi dampak dari pandemi covid-19, Bupati Puncak Jaya Yuni Wonda, S.Sos., S.IP, MM bersama ketua DPRD Zakaria Telenggen melakukan sosialisasi tentang bahaya covid-19 serta menyerahkan bantuan logistik dan dana kepada masyarakat distrik Dagai di Dagai, (kamis 28/05/20).

Kita menyadari bahwa virus covid-19 menjadi   momok yang sangat menakutkan dikarenakan tingkat penyebaran yang sangat cepat serta bahaya yang ditimbulkan oleh virus tersebut. Hal ini menyebabkan setiap pemimpin daerah memiliki langkah strategis yang sudah diterapkan dalam wilayah kekuasaannya agar menghindari dari penyebaran virus korona.

Menyikapi hal tersebut serta dengan mempertimbangkan fasilitas yang ada, akhirnya Bupati Yuni Wonda dengan cepat memutuskan dan menerapkan sistem karantina wilayah (lockdown). Kini Puncak Jaya dikategorikan masih dalam zona hijau dan telah memasuki karantina wilayah yang ke tiga semenjak di terapkannya pada tanggal 23 maret lalu.

Dengan begitu, Bupati Yuni Wonda terus melakukan kunjungan ke setiap distrik dan menyerahkan bantuan berupa logistik serta Dana. Kali ini seperti pada distrik lainnya bantuan yang sama diberikan kepada Distrik Dagai, bantuan beras, gula serta 9 jenis bama lainnya yang diberikan. Diserahkan juga bantuan Dana sebesar Rp. 100.000.000,- (Seratus Juta Rupiah).

” hampir sama dengan distrik lain, hari ini kami menyerahkan bantuan sosial dari pusat berupa beras 1,5 ton dan beberapa bantuan lain dari Pemda berupa 9 bahan pokok lainnya serta dana 100.000.000,- kepada masyarakat distrik Dagai. Kami berharap dari bantuan ini bisa dimanfaatkan sebaik mungkin dalam krisis pandemi covid-19 ini” ucap Bupati Yuni Wonda.

Seusai penyerahan bantuan tersebut, dalam wawancaranya Bupati Yuni Wonda meminta agar membangkitkan kesadaran untuk kembali mengelola pangan lokal. ” bantuan yang sudah kami berikan ini tidak seberapa jumlahnya sehingga masyarakat Distrik Dagai khususnya dan seluruh Puncak Jaya pada umumnya untuk kembali berkebun dan bercocok tanam. Dalam masa pandemi covid-19 ini penerbangan pun telah dibatasi, hal ini dapat berpengaruh dalam distribusi  bahan pangan dari luar sehingga sangat penting sekali untuk mulai berkebun dan bercocok tanam. Bahkan kami juga tidak tau kapan berakhirnya covid-19 ini ” Pesan Yuni Wonda.

Hal yang senada juga disampaikan oleh Ketua DPRD, bahwa di dalam masa pandemi covid-19 tersebut masyarakat tidak melakukan perjalanan keluar atau masuk ke distrik Dagai. ” virus korona dapat tersebar melalui orang ke orang sehingga saya berpesan untuk masyarakat distrik Dagai tetap berada disini. Kami akan siap membantu asal masyarakat tetap mengikuti protokol yang sudah disampaikan oleh tim penanganan covid-19″ ucap Zakaria Telenggen.

Terlepas dari itu, dari letak geografisnya masyarakat Distrik Dagai mengeluhkan proses pengambilan dana kampung yang dimana setiap pengambilannya harus naik ke Mulia. Hal inipun dapat berpengaruhi dalam jumlah dana yang diterima dan proses realisasi di lapangan. Bupati Yuni Wonda pun menanggapi hal ini dengan serius serta menyampaikan tahun ini pengambilan dana kampung tuk 3 distrik akan di lakukan di Distrik Fawi.

” pengambilan dana kampung untuk distrik Fawi, Dagai dan Torere akan difokuskan di distrik Fawi. Pengambilan tahap pertama di fokuskan pada BLT kepada setiap kepala keluarga (KK), saya larang keras kepada kepala kepala kampung untuk tidak melakukan pembayaran utang dan lain lain” tegas Yuni.

Masyarakat distrik Dagai menyampaikan terimakasih kepada Bupati serta ketua DPRD yang sudah hadir serta menyaksikan langsung kondisi masyarakat. Mereka berharap kunjungan seperti ini terus dilakukan agar tersalurkan aspirasi masyarakat dalam kelanjutan pembangunan daerah yang lebih baik.

_#humaspj_

Share.

About Author

Leave A Reply