LATIH VAKSINATOR, BUPATI PUNCAK JAYA TARGETKAN VAKSINASI NAKES TUNTAS SATU MINGGU

0

Pers Release No: 016/HumasPJ/II/2021

Mulia- Demi mencegah agar tidak terjadinya penularan covid 19 di Kabupaten Puncak Jaya, Dinas Kesehatan Puncak Jaya bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Papua dan Balai Besar Pelatihan Kesehatan (BBPK) Kementerian Kesehatan Wilayah Makassar adakan Pelatihan Tata Laksana Vaksinasi bagi Vaksinator Tenaga Kasehatan Kabupaten Puncak Jaya.

Kurang lebih sebanyak 70 peserta hadir memenuhi Aula Sasana Kawonak, Kantor Bupati Puncak Jaya Pagaleme yang terdiri dari dokter, perawat dan bidan, Kamis (25/2).

Mengingat peran tenaga kesehatan sangat penting sebelum vaksinasi kepada masyarakat, penerima vaksin pertama diutamakan adalah para tenaga kesehatan. Hal ini sesuai amanat Presiden Joko Widodo tanggal 15 Januari lalu. Mereka inilah yang merupakan ujung tombak melanjutkan imunisasi baik dari Dinkes, Rumah sakit dan staf puskesmas dari distrik – distrik.

Kepala Dinas Kesehatan Puncak Jaya Eliatas Telenggen, S.IP, M.Si dalam laporannya menyampaikan “Saya berharap seluruh peserta pelatihan untuk mengikuti pelatihan tersebut dengan baik sehingga pada pelaksanaan vaksinasi berjalan lancar, jadi bukan asal suntik tetapi ada mekanisme dan prosedur” tutur Eliatas.

Mewakili Bupati Puncak Jaya dalam sambutannya Asisten Bid. Pemerintahan dan Kesra selaku Plh. Sekda Yahya Wonerenggo, S.IP yang membacakan sambutan Bupati mengungkapkan “Pencegahan dan penanganan covid-19 bukanlah perkara mudah, seperti yang selalu saya sampaikan sejak awal rapat pertemuan lintas sektoral bahwa persoalan kesehatan masyarakat adalah vital dan utama jadi laporan dan koordinasi itu prioritas” jelasnya.

Dirinya mengungkapkan bahwa tercatat 3 Kabupaten hingga saat ini yang belum melaksanakan vaksinasi Yakni Tolikara, Lany Jaya, dan Puncak Jaya. Keputusan itu diambil karena lebih waspada dan berhati – hati dalam melihat dinamika perkembangan vaksinasi ke masyarakat dari resiko efek samping yang akan timbul.

“Sesuai laporan yang kami terima, Puncak Jaya telah menerima 800 Ampul Vaksin Sinovac sebagai tahap awal yang akan diberikan kepada Tenaga Kesehatan baik Dokter, Bidan dan Perawat selama dua tahap. Saya berharap Kepala Dinas Kesehatan untuk menuntaskan vaksinasi kepada tenaga kesehatan dalam satu minggu sudah harus selesai. Untuk target selanjutnya kita menyasar ASN dan TNI/Polri sebagai ujung tombak pelayanan publik.” ucap Yahya.

Dirinya berharap vaksin yang hadir bukan menambah masalah tetapi menjadi solusi. Menyikapi isu hoax dan penolakan oleh beberapa oknum, menurutnya pelibatan berbagai stakeholder (Toga, toda, pemuda, kaum perempuan) dengan koordinasi dan komunikasi diharapkan menjadi fokus dalam sosialisasi dan pemberian pemahaman kepada masyarakat.

“Dengan adanya vaksin ini sangat diharapkan untuk memberikan kekebalan secara bertahap bagi tubuh dan masyarakat Puncak Jaya. Namun yang terpenting adalah musuh yang tidak terlihat ini haruslah kita hadapi dengan senjata yang tidak terlihat yakni Doa dan semangat.” tambahnya.

Plh. Sekda Yahya berpesan kepada vaksinator agar terap semangat dan fokus dalam mengikuti pelatihan sebagai bekal sebelum terjun ke lapangan “Saya berharap kegiatan seperti ini bukan hanya menjadi rutinitas atau simbolis, tetapi mampu memperbaharui pengetahuan dan keterampilan yang berkaitan dengan vaksinasi Covid-19 baik perencanaan, sasaran, penyiapan strategi komunikasi, mekanisme pelaksanaan hingga pencatatan dan pelaporan” harapannya.

Menutup sambutannya dirinya berharap Zona Hijau yang masih terjaga dapat tetap dipertahankan dengan protokol kesehatan.

Senada dengan itu selaku Narasumber yakni Kasi P2PTM Dinkes Provinsi Papua, Yamamoto menyampaikan “Penyelenggaraan kegiatan ini merupakan kerjasama Kemenkes dan Dinkes Provinsi Papua hal itu didasari dengan Keppres Nomor 11 tahun 2020 tentang Penetapan Keterlibatan kesehatan masyarakat corona virus tahun 2019 juga keputusan Presiden Nomor 12 tahun 2020 tentang Bencana Non Alam” jelas Yama.

“Untuk memutus mata rantai penularan penyakit ini diperlukan intervensi lain yakni protokol kesehatan (3M) yang sudah kita laksanakan. Dari kegiatan ini diharapkan memberikan keterampilan kepada tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan imunisasi Covid-19″ Ungkapnya.

#HumasPJ

Share.

About Author

Staf Bagian Humas dan Protokol Setda Kabupaten Puncak Jaya

Leave A Reply