HADAPI TANTANGAN DIGITALISASI, BAPPEDA PUNCAK JAYA SIAPKAN SDM

0

Pers Release: 092/HumasPJ/VII/2021

Mulia – Guna persiapan menuju era digital 4.0 serta era e-Goverment (Pemerintahan secara elektronik), BAPPEDA Kabupaten Puncak Jaya melaksanakan pelatihan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM). Bertempat di ruang Rapat Kantor BAPPEDA Kabupaten Puncak Jaya. Selasa (13/7).

Kegiatan ini digagas langsung oleh Sekretaris BAPPEDA Kabupaten Puncak Jaya Bertnadus Tandidatu Seleng, S.Sos, M.Si, dengan maksud agar setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bekerja di Kantor BAPPEDA Kabupaten Puncak Jaya memiliki Skill/pengetahuan tentang teknologi informasi guna menjawab tantangan digitalisasi. Hal ini dibuktikan dengan munculnya berbagai sistem aplikasi di pemerintahan yang terus-menerus berkembang, “sebut saja aplikasi Sistem Informasi Pembangunan Daerah, Sistem Informasi Kepegawaian Nasional (SiMPEGNAS) dan aplikasi lain-lain” ucap Bertnadus.

Bert menjelaskan bahwa “Dengan lahirnya Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 70 Tahun 2019 tentang Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD). Pemerintah Pusat mewajibkan Pemerintah Daerah baik Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kotamadya di seluruh Wilayah Republik Indonesia untuk menggunakan Aplikasi Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) baik dalam menyusun Perencanaan Pembangunan Daerah maupun Penganggaran” jelasnya.

Menambahkan hal itu dirinya mengungkapkan dalam “Aplikasi SIPD terdapat modul Perencanaan (Sistem Informasi Pembangunan Daerah), Penganggaran/ penatausahaan keuangan (Sistem Informasi Keuangan Daerah) serta modul pemerintahan lainnya (Sistem Informasi Pemerintah Daerah Lainnya) menyangkut pengawasan” tambah Bert.

Kedepannya dengan Aplikasi SIPD semua ASN mulai dari Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sampai ke staf akan mempunyai akun dan terlibat dalam penyusunan perencanaan (Rencana Kerja OPD), menyusun Rencana Kerja Anggaran (RKA), menyusun Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) sampai administrasi pencairan keuangan atau penatausahaan keuangan.

Menurutnya sebagai ASN harus mempersiapkan diri dan membiasakan diri, tidak boleh menolak inovasi dan terobosan yang digulirkan oleh Pemerintah Pusat karena itu merupakan tantangan bagi setiap ASN di daerah. “Saya berharap teman-teman semua semangat untuk belajar karena kedepannya tantangan akan semakin berat, diluar sana persaingan sangat ketat, saya mau semua Staf BAPPEDA minimal mampu menguasai dan mengoperasikan komputer karena itu menjadi modal dasar kita sebagai ASN yang telibat dalam merumuskan perencanaan pembangunan di daerah” pungkasnya.

Kegiatan pelatihan yang dimulai sejak hari Senin, 28 Juni 2021 dikemas dengan suasana santai dan penuh kekeluargaan dan akan dilaksanakan terus menerus sampai setidaknya peserta mampu mengoperasikan komputer dasar dan mampu mengkonsep, mengetik dan mencetak sebuah model surat dinas.

kedepannya di harapkan para peserta terus belajar secara mandiri dengan menggunakan fasilitas kantor yang sudah ada dan saling sharing dengan teman-teman ASN lainnya, sehingga menjadi terbiasa dan pada akhirnya menjadi mahir. Model pembelajaran yang digunakan adalah transfer knowledge antara sesama ASN. ASN yang memiliki pengetahuan mentransfer ilmunya kepada ASN yang lain sehingga diharapkan ilmu ataupun pengetahuan dapat menyebar dan berkembang dalam organisasi.

Hal ini juga berguna sebagai sarana kaderisasi kepada ASN yang baru di rekrut. Materi-materi yang disampaikan pada pelatihan tersebut adalah pengenalan komputer, penggunaan aplikasi pengolahan kata Microsoft Word, pengolahan angka Microsoft Excel, pengenalan aplikasi Sistem informasi Pembangunan Daerah (SIPD) serta bagaimana menggunakan internet secara maksimal untuk menunjang pekerjaan di kantor.

Senada dengan hal itu melalui via telepon, disela–sela proses pengobatannya di Jayapura, Kepala BAPPEDA Kabupaten Puncak Jaya Dr.Pilemon Tabuni, S.IP, M.Si mengungkapkan rasa bangganya kepada segenap ASN di lingkup BAPPEDA Kabupaten Puncak Jaya yang dengan rasa keinginan diri sendiri mau untuk melakukan transformasi diri dengan cara saling sharing ilmu pengetahuan atau melakukan salah satu proses pada ilmu Knowledge Management yaitu melakukan transfer ilmu dalam sebuah organisasi.

“Saya sangat bangga kepada seluruh ASN di BAPPEDA Kabupaten Puncak Jaya yang dengan keiklasan diri mau untuk saling berbagi ilmu. Saya harapkan hal ini terus dilakukan sehingga menjadi sebuah budaya kerja pada organisasi, transfer ilmu pengetahuan dalam sebuah organisasi itu penting, itu merupakan sebuah bentuk kepedulian kita sesama ASN”. Ungkap Pilemon

Ditemui di kesempatan yang sama Eber Wonda, S.T putra asli Mulia Puncak Jaya yang merupakan salah satu Admin e-Planning/e-Rugun/SIPD Puncak Jaya sekaligus instruktur pada pelatihan tersebut menyampaikan “Ini merupakan kegiatan yang sederhana namun sangat berkesan bagi peserta. Selama ini teman-teman masih banyak yang belum mengetahui cara mengoperasikan komputer, namun dengan adanya kegiatan ini akhirnya mereka mampu dalam mengoperasikan komputer walaupun masih tahap dasar. “Saya sangat optimis kedepannya mereka mahir mengoperasikan komputer secara mandiri, saya harap bukan hanya ASN di lingkup BAPPEDA saja tapi seluruh ASN di Kabupaten Puncak Jaya baik itu PNS maupun Honorer dapat melakukan hal yang sama bukan hanya ilmu komputer saja tapi ilmu-ilmu lainnya juga.” ujar pria kelahiran Mulia,03 Juni 1994 Alumni Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya Jurusan Teknik Elektro ini.

Mesina merupakan salah satu ASN yang tergolong berusia senior mengungkapkan dengan rasa haru bahwa selama beliau menjadi ASN baru kali ini beliau merasakan model budaya kerja seperti ini, dimana awalnya beliau yang mengaku tidak bisa mengoperasikan komputer namun setelah belajar selama beberapa hari beliau sudah dapat mengoperasikan komputer walaupun itu cuma sebatas mengetik surat. “Saya sudah lama jadi pegawai, tapi baru kali ini saya pegang komputer, walaupun sangat dasar tapi saya senang akhirnya bisa punya kesempatan untuk belajar. Saya pesan buat teman-teman pegawai yang lain terutama yang masih muda-muda untuk rajin belajar. Saya sudah tua sedikit lagi pensiun tapi masih mau belajar harusnya yang muda-muda lebih semangat dari saya, awalnya memang susah tapi itu awalnya saja setelah kita tekuni pelan-pelan pasti bisa. tidak lupa terima kasih saya ucapkan bagi teman-teman yang sudah mau saling berbagi ilmu bagi kami” ungkap Mesina.

Pengembangan diri merupakan hal mutlak yang harus dilakukan oleh segenap ASN, semakin berkembangnya teknologi informasi sumber-sumber pembelajaran dan ilmu pengetahuan apapun dengan mudahnya didapatkan, tapi selain itu kunci utama adalah kemauan diri sendiri untuk meningkatkan kapasitas diri. Mau sampai kapan kita terjebak dengan kemalasan dan kebiasaan berpangku tangan? sudah bukan jamannya, sekarang kita berada pada jaman digital yang menuntut semua serba cepat. Dengan langkah awal yang dilakukan oleh BAPPEDA Kabupaten Puncak Jaya ini mudah-mudahan dapat menular dan dilakukan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya sehingga dapat meningkatkan Kapasitas ASN di Kabupaten Puncak Jaya yang berkualitas dan berdaya saing menuju Puncak Jaya yang Aman, Mandiri dan Sejahtera.

#HumasPJ

Share.

About Author

Staf Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Puncak Jaya. Instagram : @arfan_febriyan

Leave A Reply