GENAP BERUSIA 45 TAHUN, BUPATI YUNI WONDA GELAR SYUKURAN BERSAMA

0

Nomor Pers Release : 78/PR/Humas/VI/2020

Mulia – Merupakan hari yang bersejarah dalam kehidupan Bupati Yuni Wonda, yang genap berusia 45 Tahun segenap Jajaran TNI Polri, ASN, Masyarakat, Pimpinan Ormas dan Instansi Vertikal dan Pimpinan Denominasi Gereja dan Masjid menggelar Acara Pengucapan Syukur Hari Ulang Tahun Bupati Puncak Jaya Yuni Wonda,S.Sos, S.IP. MM yang ke – 45 di Aula Sasana Kawonak Kantor Bupati Puncak Jaya, Senin (22/6).

Acara dimulai tepat pkl. 10.00 WIT dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Puncak Jaya Zakarias Telenggen, Kapolres Puncak Jaya AKBP. Drs. Mikael Suradal, Dandim 1714/PJ Letkol Inf. Agus Soenaryo, Plh. Sekda Mulyadi, S.Sos, M.AP, M. KP, Wakil Ketua Klasis GIDI Pdt. Telius Wonda, Ketua KPUD Darinus Wonda, Pejabat Eselon II, III, Anggota TP PKK Puncak Jaya dan DWP dan ASN.

Hal yang menarik dalam acara ini, ditandai dengan pemotongan kue ulang tahun dan penyerahan potongan cake kue kepada 7 tokoh yang berperan penting dalam hidup Bupati Yuni Wonda. Angka 45 Tahun bagi dirinya, merupakan momen besar yang menjadi tonggak sejarah beberapa pencapaian seorang Putra Koteka. Kue diterima oleh : Wakil Ketua Klasis, Ketua DPRD, Dandim 1714/PJ, Kapolres Puja, Ketua KPUD, Plh. Sekda dimana ditutup Perwakilan Ibu TP PKK Ny. Erlina Kogoya.

Tokoh agama dipilih menjadi sosok pertama bagi dirinya karena agama merupakan hal pertama dan mendasar dalam kehidupan manusia. Selanjutnya ditutup perwakilan Ibu PKK dikarenakan peran dan sosok Ibu adalah tokoh utama yang melahirkan dan membesarkan dirinya hingga menjadi orang besar di Puncak Jaya.

Siapa yang tidak mengenal Sosok Yuni Wonda, selain sebagai telah menjadi Kepala Daerah, dirinya telah mengenyam pendidikan yang seabrek dan sedikit lagi menyandang gelar Doktor bahkan telah tamat dari Lemhanas ini telah membawa Puncak Jaya ke arah perubahan menjadi lebih aman, mandiri dan sejahtera selama 2 tahun kepemimpinan ya menahkodai Puncak Jaya. Putra Koteka yang lahir 22 Juni 1975 silam berharap semakin banyak anak daerah yang berani tampil ke depan publik menjadi pemimpin kedepan dengan belajar dan belajar.

Dalam suasana penuh sukacita itu dilakukan prosesi pemotongan Kue Ultah yang dipandu Kepala BPKAD Yubelina Enumbi, SE dan Kepala DPMK Yahya Wonorengga juga turut dampingi saudara kandung Opius Wonda Kepala Dinas Kerja Kabupaten Puncak Jaya yang ikut memberikan kue penutup kepada Bupati.

Bupati Yuni Wonda menyampaikan kesan hidupnya tidak semudah membalikkan telapak tangan namun perjalanan yang penuh liku – liku melewati perjalanan hidup yang penuh tantangan. “Perjalanan yang saya lewati untuk sampai ke titik ini tidaklah mudah saya melewati banyak tantangan yang harus dilewati itu karena Tuhan yang selalu menuntun.Terima kasih untuk kedua orang tua yang sudah menjadi teladan bagi saya melewati tahapan demi tahapan untuk bisa menjadi seorang Bupati Puncak Jaya semoga masa kepemimpinan ini menjadi Amanah bagi Kabupaten Puncak Jaya.” Imbuhnya.

Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada jajaran TNI – Polri yang telah membantu mengamankan wilayah Puncak Jaya ” Saya ucapkan terima kasih kepada Dandim dan Kapolres bersama jajaran dan seluruh satuan tugas di Puncak jaya yang telah bahu membahu bersinergi menjaga keamanan di Puncak Jaya walaupun dalam keadaan pandemi virus Corona namun kita bersama menjaga Puncak Jaya dengan baik sehingga kita (Puncak Jaya) masih berada di zona hijau namun dihari bahagia ini istri saya/ mama(ibu Ketua TP – PKK NY. Ursula G Wonda) tidak hadir bersama kita karena masih berada di Luar kota terkendala karantina wilayah.” Tercatat juga beberapa pejabat yang tidak hadir bersama dikarenakan Covid 19.

Selaku aparat keamanan dan mitra pemerintah, Ketua DPRD, Kapolres dan Dandim 1714/PJ siap bersinergi bersama Bupati Puncak Jaya dan Jajaran Pemda untuk mewujudkan agenda penting menuju Puncak Jaya Amanah.

Suasana menjadi hening dan haru saat Bupati Yuni Wonda akan memberikan kue kepada Perwakilan ibu PKK, dimana dirinya terkenang belaian kasih kedua orang tua yang sudah dipanggil Tuhan YME dan sang istri dan anak – anak tidak bersama namun kebahagiaan itu tersirat dengan jelas saat acara pemotongan kue bersama Muspida. Tidak terasa ruang yang bernuansa merah dipenuhi haru biru.

Acara syukuran ini merupakan lanjutan rangkaian apel gabungan luar biasa penyerahan sepucuk senjata api laras pendek dan 5 butir peluru dari dari seorang perwakilan masyarakat yang merupakan eks kelompok KKSB yang menyerahkan diri kembali ke NKRI yang selanjutnya diserahkan kepada Dandim 1714/PJ dan Kapolres Puncak Jaya untuk penyelidikan selanjutnya.

#humaspj

Share.

About Author

Leave A Reply