GANDENG BPSDM PAPUA, PUNCAK JAYA KABUPATEN PERTAMA SIAP DIKLAT PRAJAB FORMASI 2013

0

Pers Release Nomor : 24/PR/HumasPJ/III/2021

Mulia_Sebagai salah satu prasyarat mutlak pelaksanaan Diklat Prajabatan dan Latihan Dasar Gol III dan II bagi CPNS Formasi 2013 tahun 2021 dilakukan peninjauan kesiapan sarana prasarana oleh Komisi Penjamin Mutu (KPM) BPSDM Provinsi Papua langsung ke Mulia-Puncak Jaya(3/3).

Puncak Jaya patut berbangga diawal tahun sebagai kabupaten/kota pertama di Papua yang gelar Diklat Prajab/Latsar CPNS dengan tatap muka oleh Lembaga Diklat dengan akreditasi “A” tersebut.

Diterima oleh Asisten Bid Pemerintahan dan Kesra selaku Plh. Sekda Yahya Wonorenggo, S. IP bersama tim langsung melakukan pengecekan. Tim Visite yang datang diantaranya Demsu Jerry Aritongang selaku koordinator penyelenggara diklat BPSDM Provinsi Papua dan Dr. Musa Jouwe SH, M.Si dari KPM BPSDM yang didampingi Kaban BKPPD Christomus Barguna, S. Pd, M.Si dan Sekretaris Risa Siswojo. Hadir pula Asisten Bid Ekonomi Pembangunan Esau Karoba, S. Pd.

Kabid Diklat Yulianus Nauw, SE mengungkapkan jika disetujui rencana lokasi akan menggunakan Aula Sasana Kawonak Kantor Bupati, Ruangan SMP Negeri I Mulia dan Gedung GOR Pruleme. Rencananya 500 lebih calon peserta/reformer akan ditatar dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dengan pola klasikal/tatap muka.

Plh. Sekda Yahya Wonerenggo menyampaikan ungkapan terima kasih dan merespon positif “Kedatangan tim kami respon baik, mengingat saat ini beliau (Bupati) ada kesibukan untuk menghadiri Ujian terbuka Doktoral (S3) di UNCEN besok, sehingga tdk bs hadir. Sesuai perintah Bupati tentu hal ini adalah agenda penting tahun ini mengingat beberapa kali tertunda karena suatu hal. Segala sarana prasarana dan keperluan serta pembiayaan telah disiapkan oleh Pemda. Namun, pertemuan hari ini tetap akan saya laporkan ke Pimpinan untuk selanjutnya saya konfirmasi melalui Kaban.” Jelas Yahya.

Kendati meminta kepada tim untuk memaklumi dan menyesuaikan dengan keadaan dan kesulitan daerahnya, tetapi Plh. Sekda tetap menyanggupi dan memerintahkan jajaran BKPPD untuk mempersiapkan sarpras yang masih belum tersedia namun diperlukan agar tidak ada kendala dalam pelaksanaan nanti.

Demsu Jerry Aritonang selaku tim penyelenggara dari BPSDM Prov. Papua menjelaskan bahwa” Ini (Visite) adalah salah satu SOP kami. Ketika Pemda mau bikin diklat/latsar atau Dikpim (PKA/PKP) setelah diskusi terlebih dahulu Tim Penjamin Mutu akan lakukan visitasi ke daerah dan melihat semua persiapan. Terkait jumlah CPNS Papua yang fantastis, LAN Makassar mengatakan saat ini terdapat 12.000 calon peserta yang telah menjadi daftar tunggu (waiting list) dan masih akan terus bertambah. Oleh karenanya sesuai arahan Kepala LAN, kepada daerah (Papua) yang sudah siap dari berbagai aspek harus segera diprioritaskan untuk diselesaikan tahun ini.” Ujarnya. Dirinya mengaku juga wabah Covid-19 dalam tahun terakhir juga diakui menjadi hambatan besar pelaksanaan diklat.

Pihaknya juga saat ini sedang menggodok materi kurikulum khusus bagi reformer Orang Papua (OAP) yang disesuaikan dengan kondisi dan situasi sosio-kultural setempat. Mengingat situasi di Papua terutama pedalaman tidak sama dengan daerah lain. Jika tidak maka, masih dipakai kurikulum lama dengan beberapa penyesuaian.

Pihaknya menyebutkan setelah pembukaan akan disiapkan materi bagi 9 angkatan dan dibagi per kelas. Untuk Formasi K2 direncanakan akan digelar selama 1 minggu saja sedangkan selanjutnya Latsar bagi Formasi Umum dihelat selama 41 hari termasuk praktikum (off campus) untuk penyusunan proyek perubahan. Dari penilaiannya Jerry menilai Pemda sudah siap.

“Rencana kita akan eksekusi tanggal 15 Maret nanti. Itu juga tergantung kesiapan baik sarpras sebanyak 8 poin yang harus dipenuhi, kesiapan anggaran sampai kesiapan SK. Kita berdoa semoga rencana ini berjalan lancar sampai hari H” Ungkapnya.

Menanggapi hal itu Kaban BKPPD, Christomus Barguna, S. Pd, M. Si menambahkan terkait kesiapan calon peserta diungkapkan hal berbeda. “Wewenang Pembinaan CPNS 2013 selama ini telah diberikan kepada Kepala OPD jadi untuk kesiapan peserta suka tidak suka siap tidak siap harus siap. Jangankan diklat nanti, selama hari kerja mereka tetap harus masuk kantor. Jumat mereka nanti akan kita kumpulkan guna diberi arahan sekaligus pengecekan calon peserta dari CPNS 2013.” ungkap Chris. Terkait panitia lokal menurutnya akan dibahas lebih lanjut setelah Bapak Bupati dan Sekda kembali ke Mulia.

Dr. Musa Jouwe, SH, M.Si dari Komisi Penjamin Mutu Papua mengungkapkan “Mengingat masih dalam wabah Covid-19 maka protokol kesehatan (fasilitas cuci tangan, pakai masker dan jaga jarak) tetap harus prioritas. Semoga diklat awal nanti jadi contoh sebelum ke latsar. Kemudian kami tadi sudah meninjau, ada beberapa lokasi mengingat peserta sangat banyak kami menilai panitia harus menyiapkan tambahan WC dan ketersediaan air. Semua penilaian ini menjadi dasar untuk diberikan rekomendasi/keputusan. Agar beberapa catatan kekurangan, dsri kami dapat dilengkapi” Ujarnya.

Tim direncanakan masih melanjutkan inspeksi secara teknis baik jaringan internet, sarana sound, layar, infokus dan sebagainya sampai hari kamis esok.

#Humaspj

Share.

About Author

Staf Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Puncak Jaya. Instagram : @arfan_febriyan

Leave A Reply