EVALUASI KEGIATAN OPD 2021, BAPPEDA : MASIH BANYAK KONTRAKTOR YANG NAKAL, OPD HARUS TEGAS

0

Pers Release No : 175/PROKOMPIM/XII/2021

Mulia – Sebagai OPD yang melaksanakan fungsi perencanaan pembangunan daerah, sudah menjadi rutinitas dilingkungan Pemda Puncak Jaya adakan rapat Monitoring dan Evaluasi program pembangunan jelang tutup tahun 2021. Rapat Evaluasi dilangsungkan di Aula Sasana Kaonak, Kamis (09/12).

Rapat yang di pimpin oleh Plh. Sekda Yahya Wonorenggo, S.IP didampingi Asisten bidang administrasi umum ordianto baruri, S.Pt bersama Kepala Inspektorat Daerah Drs. M Ahyar, M.Si. Rapat dipandu Plt. Kepala Bappeda baru, Temin Enumbi, S.IP.

Rapat yang diikuti para Kepala OPD serta Kepala Distrik merupakan bentuk evaluasi program kegiatan yang telah direncanakan masing-masing OPD pada tahun anggaran 2021.

Dalam pelaksanaan monitoring tiap OPD memaparkan sudah sejauhmana implementasi program dan kegiatan baik dari progres fisik dan keuangan (non rutin) serta kendala yang dihadapi. Selain itu, meja panel juga, mengharapkan adanya laporan yang “jujur” dan transparan dari OPD terkait realisasi kegiatan khususnya sumber Otsus dan DAK.

Dalam diskusi yang, berlangsung tegang, masih dijumpai beberapa kegiatan telah mencapai pembayaran 100% namun dengan realisasi kegiatan yang masih minim terutama dari sisi pengawasan. Faktor utama ternyata masih ada rekanan/kontraktor yang belum bertanggung jawab menuntaskan pekerjaan padahal komitmen kontrak sudah disepakati.

Dalam berlangsungnya rapat, Asisten III, Ordianto menekankan para OPD harus mengambil sikap tegas kepada rekanan/pihak ketiga “Untuk OPD yang mendapati rekanan yang keras kepala harus tindak keras dan bila perlu OPD berkoordinasi dengan instansi terkait yang bisa langsung mem-blacklist rekanan tersebut sebagai bentuk efek jera” tekannya.

Perlu diketahui bahwa keputusan untuk mendaftarhitamkan Pihak ketiga adalah OPD yang selanjutnya akan menyampaikan ke LKPP untuk disanksi paling lama 5 tahun tidak diperbolehkan mengikuti lelang nasional.

“Selain dari itu OPD sebelum menandatangani kontrak dengan rekanan harus memperjelas isi kontrak masing-masing (Syarat khusus) untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak dinginkan” tambah Ordi. Hal itu dimaksudkan agar Pemda dan masyarakat tidak melulu menjadi korban.

Hal ini merupakan buntut dari beberapa pemaparan yang dilakukan oleh kepala OPD, dimana beberapa rekanan dianggap lepas tangan ataupun sengaja menunda pekerjaan yang telah dipercayakan.

Selepas rapat Plt. Kepala Bappeda Temin yang ditemui pers menjelaskan kegiatan ini merupakan bentuk evaluasi bagi para kepala OPD “Tiap-tiap OPD tidak boleh dipermainkan oleh pihak rekanan yang diajak bekerja sama. Harus tegas ambil keputusan” jelasnya.

Temin berharap kedepannya OPD dapat melampirkan data bentuk foto kegiatan yang akan ataupun telah dilaksanakan.

“Semoga beberapa hari kedepan realisasi keuangan bisa mereka kejar dan selasi sebelum waktu yang ditentukan. Terkait realisasi fisik masih banyak perkerjaan yang terhambat karena beberapa kendala teknis dilapangan” tambahnya.

“Namun terlepas dari itu kendala umum yang banyak mereka temui masih banyaknya rekanan yang tidak memiliki itikad baik. Kedepannya kami akan lakukan rapat untuk tentukan sanksi tegas yang bisa kita berikan ke rekanan” bebernya.

Mewakili Bupati, Plh. Sekda Yahya Wonorenggo menegaskan agar setiap OPD melakukan evaluasi penuh dan memanggil Kontraktor untuk diminta pertanggunganjawab. Dirinya juga mengevaluasi agar kegiatan monitoring nanti harus menghadirkan Pihak ketiga untuk duduk ikut memberikan penjelasan. Selain itu harus dievaluasi agar OPD mensyaratkan setidaknya pihak ketiga yang mendapatkan pekerjaan harus memiliki kantor dan bukan numpang formalitas sehingga kalau dimintai keterangan ada pihak yang bertanggung jawab.

“Laporan ini akan kami sampaikan ke pimpinan yaitu Bapak Sekda dan Bupati Puncak Jaya. Saya harap, kita semua fokus mendorong progres dan menuntaskan berbagai keterlambatan pekerjaan yang sudah habis tahun anggaran.” jelasnya.

#prokompimpj #kontraktor #otsuspapua #bappedapapua #perencanaan #papuatorangbisa

Share.

About Author

Staf Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Puncak Jaya. Instagram : @arfan_febriyan

Leave A Reply