DINAS PERKEBUNAN SERAHKAN 2 MESIN MANUAL PENGOLA KOPI KEPADA KELOMPOK PETANI KOPI DI DISTRIK NUME

0

Pers Release No: 030/HumasPJ/III/2021

Mulia- Dinas Lingkungan Hidup, Perkebunan, dan Peternakan memberikan bantuan berupa 2 Mesin Penggiling Kopi kepada kelompok petani kopi Distrik Nume, Selasa (16/03).

Kopi Mulia belakangan ini menjadi viral sebagai Salah satu komoditas lokal Puncak Jaya dengan aroma dan rasa khas tersendiri. Hal itulah yang merupakan alasan Kopi Mulia menjadi brand ambasador PON XX Papua kendati ditunda tahun 2021 nanti. Pembudidayaan kopi Mulia adalah salah satu program unggulan Puncak Jaya guna menaikkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat serta menjadikan Kabupaten Puncak Jaya. Hal ini bertujuan meningkatkan produktivitas dan daya saing industri pengolahan kopi di dalam negeri, termasuk di sektor industri kecil dan menengah.

Kepala Dinas Yanius Telenggen, S.H, M.AP menyampaikan “Setelah kami survey kelompok tani di Distrik Nume, dan kami membeli kopinya, kami melihat hasil yang cukup banyak. Untuk itu kami memberikan mesin manual ini yang didatangkan jauh dari Toraja untuk lebih memudahkan pengelolaan kopi, kami berharap mesin ini dapat dipergunakan dengan baik dan tidak dijual” Jelas Yanius.

Dirinya menambahkan “Alat pengelolaan kopi ini diantaranya, alat pengupas manual, dan penggiling manual. Setelah menerima bantuan mesin ini para petani kopi harus mempersiapkan lebih banyak lagi hasil kopinya untuk persiapan PON nantinya” tambah Yanius.

Selaku ketua kelompok petani kopi Distrik Nume, Narap wonda mengungkapkan rasa terima kasih atas bantuan mesin manual yang diberikan kepada kelompok tani kopi.

Narap mengungkapkan bahwa sebagai hasil pertama dirinya tidak akan menjual ke orang lain namun akan menyerahkannya kepada Dinas Lingkungan Hidup, Perkebunan, dan Peternakan. Dirinya berharap agar Kepala Dinas dapat mengutus staffnya untuk berkunjung dan meninjau langsung perkebunan kopi di Distrik Nume.

#HumasPJ

Share.

About Author

Leave A Reply