BUKA SIDANG RAPERDA APBD 2022, BUPATI : PAKAI SIPD 100%, PUNCAK JAYA TIDAK KETINGGALAN DENGAN DAERAH LAIN

0

Pers Release No: 173/ProkompimPJ/XI/2021

Mulia- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Puncak Jaya menggelar Rapat Paripurna Pembukaan Sidang Rancangan Peraturan Daerah APBD Tahun Anggaran 2022 dan Tiga Ranperda Non APBD. Bertempat di Ruang Sidang Gedung DPRD Kabupaten Puncak Jaya, Selasa (08/12).

Sidang dibuka setelah sebelumnya Muspida menerima Kunjungan kerja Danrem 173/PVB ke Kota Mulia.

Hadir dalam kegiatan itu Bupati Puncak Jaya Dr. Yuni Wonda, S.Sos, S.IP, MM, didampingi Wakil Bupati Puncak Jaya Deinas Geley, S.Sos, M.Si. Hadir pula Sekda H. Tumiran, S.Sos, M.AP, Kapolres Kompol Ridwan, SH, MH. Hadir mewakili Dandim 1714/PJ Danramil Mulia Kapt. Inf. Harapan.

Hadir pula Staf Ahli Bupati dan Asisten, Pejabat Eselon II dan III, Pimpinan Denominasi Gereja dan Masjid serta Pimpinan Ormas dilingkungan Pemda Puncak Jaya.

Membuka rapat, Sekretaris DPRD Daud Wendamili, SH, M.KP membacakan daftar hadir Anggota DPRD Puncak Jaya sebanyak 23 orang hadir dari jumlah seharusnya 30 orang. Jumlah tersebut sah dan memenuhi kuorum dan Rapat dilanjutkan.

Dalam paparannya melalui Nota Keuangan RAPBD Tahun Anggaran 2022, Bupati Dr. Yuni menyebutkan “Dana Alokasi Umum (DAU) Pemerintah Daerah Kabupaten Puncak Jaya Tahun anggaran 2022 mengalami penurunan yang mana ditahun 2021 sebesar Rp.713.321.681.000,- di tahun 2022 menjadi Rp. 690.770.380.000,-. terjadi penurunan anggaran sebesar Rp. 22.551.301.000,- atau 3% dari tahun lalu” paparnya.

Kondisi tersebut didasari dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 17 Tahun 2021 tentang pengelolaan keuangan daerah dan dana desa tahun anggaran 2021 dalam rangka mendukung penanganan Covid-19 dan segala dampaknya. Hal itu sangat berpengaruh dengan program-program kerja pemerintah daerah yang dibiayai oleh anggaran dana alokasi umum (DAU). Walhasil kegiatan prioritaslah yang bisa di tahun 2022 nanti.

Berdasarkan struktur rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah (RAPBD) tahun anggaran 2022, Bupati Dr. Yuni Wonda mengungkapkan bahwa kebijakan Pemerintah Pusat untuk pendapatan daerah Kabupaten Puncak Jaya untuk tahun anggaran 2022 adalah sebesar Rp. 1.389.404.298.857, –

“Untuk anggaran dana otsus tahun 2022 Pemerintah Provinsi Papua telah menganggarkan ke Pemerintah Daerah Kabupaten Puncak Jaya sebesar Rp.191.102.500.000,- yang terdiri dari Dana Otsus sebesar Rp. 180.207.248.000,- dan Dana Infrastruktur Rp.10.895.292.000,-” Ungkap Dr. Yuni.

Adapun proyeksi pembiayaan daerah dalam RAPBD Puncak Jaya tahun anggaran 2022 adalah penyertaan modal daerah yang dianggarkan sebesar Rp. 2.000.000.000,- berupa penyertaan modal daerah pada Bank Papua.

Menutup sambutannya, Bupati Dr. Yuni mengatakan “Penurunan yang terjadi merupakan resiko dari pandemi Covid 19 dan musibah yang terjadi di Indonesia sehingga menyebabkan penurunan terus terjadi, tidak menutup kemungkinan beberapa bulan kedepan akan berubah mengalami penurunan. Yang terpenting adalah hak-hak pegawai tidak mengalami pengurangan” Pungkasnya.

Bupati Yuni juga berharap agar Tuhan YME senantiasa memelihara Puncak Jaya dalam keadaan aman dan damai serta terhindar dari berbagai musibah. “Saat ini musibah dimana-mana, mulai banjir dan letusan gunung Semeru, kita berharap Puncak Jaya selalu mendapat perlindungan dari berbagai musibah, agar semua yang direncanakan dapat terwujud dengan baik” ungkapnya.

Bupati Yuni juga berharap agar keadaan Puncak Jaya terus dalam Zona Hijau dan terjaga dari muncul kasus baru dari wabah Covid-19. Perlu diketahui bahwa Puncak Jaya saat ini 0 kasus Covid-19.

Dalam sambutannya, Bupati mengungkapkan bahwa kendati Puncak Jaya berada di pedalaman Papua, aturan dan ketentuan dalam penganggaran tidak ketinggalan dari daerah lain. “Beberapa daerah lain, hingga saat ini masih keras pakai sistem lama, sehingga kertas/angka yang mereka ajukan ke Provinsi atau pusat ditolak suruh rubah ikut sistem. Kami di Puncak Jaya memang agak lambat di tahun kemarin, namun sekarang semua pengajuan kami diterima dengan cepat dan baik melalui aplikasi SIPD. Itu bukti kita tidak ketinggalan dengan daerah lain di Papua bahkan lebih baik. Bukti bahwa kami sudah siap” bangganya.

Bupati juga menambahkan bahwa perbedaan pendapat setiap orang itu adalah hal yang biasa. Namun kebersamaan itu hal yang paling utama. Dirinya berharap agar semua pemangku kepentingan selalu mengutamakan diskusi sebelum mengambil keputusan.

#prokompimpj #dprd #papuatorangbisa #apbd2022 #kpkri #puncakjaya #anggaran

Share.

About Author

Staf Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Puncak Jaya. Instagram : @arfan_febriyan

Leave A Reply