BUKA FGD DATA SEKTORAL BPS, PUNCAK JAYA AMAN BUPATI AKUI PERTAMBAHAN PENDUDUK DRASTIS

0

Nomor : 074/PR/VI/HUMASPJ

Mulia_Berlangsung di Aula Sasana Kawonak Puncak Jaya, Kamis(17/6) dihadiri 58 orang dari 13 OPD dan 15 Kepala Distrik selaku produsen data. Bupati Puncak Jaya Dr. Yuni Wonda, S.Sos, S.IP, MM membuka rapat yang ikut dihadiri Plh. Sekda Esau Karoba, Pasi Ops Kapt. Inf Daniel Sine, Kanit Binmas Iptu, bersama pejabat Eselon II, III dilingkungan Pemda Puncak Jaya. Hadir pula Kepala BPS Puncak Jaya, Tardas Silitonga bersama Jajaran staf BPS.

Dalam sambutannya Bupati menjelaskan bahwa Data penduduk sampai hari ini seakan-akan menjadi rahasia pribadi dan selalu menjadi benang kusut. “Data selalu menjadi barang rebutan jelang ada kepentingan politik masuk didalamnya. Ketika sinkronisasi data dilakukan antara kepala kampung, Kepala distrik dan kependudukan disitu pasti ribut” Ujar Dr. Yuni.

Bupati juga menjelaskan bahwa Puncak Jaya tidak dapat disamakan dengan daerah lain. Hal ini dikarenakan tingkat keterbatasan akses ke distrik dan kampung terpencil untuk didata.

“Bupati memberikan apresiasi luar biasa kepada jajaran BPS.” Meskipun banyak keterbatasan, hari ini jumlah penduduk Puncak Jaya sangat drastis naik 224.527 jiwa. Kita beri apresiasi kepada Kepala BPS dan jajaran.Ketika ditanya oleh Kantor Pusat kenapa naik drastis. Kepala BPS menjelaskan bukan karena politis, namun karena sebelumnya tingkat kesulitan untuk ambil sampel dilapangan, jadi ambil sampel dan tidak data baik. Sekarang dengan kepemimpinan Bupati Puncak Jaya, sinergi TNI Polri, toga, Tomas, bersinergi kepercayaan masyarakat aman sehingga tim bisa masuk diwilayah terpencil untuk mendata sehingga data yang diperoleh bertambah.”Beber Dr. Yuni

Dalam sambutannya Bupati Puncak Jaya juga memberi apresiasi kepada para kepala distrik yang dapat menjaga kebersamaan sehingga situasi keamanan dan ketertiban dapat tercipta. “Petugas pendata mereka datang dibantu kepala distrik dengan memberikan penjelasan yang baik sehingga data yang ada benar-benar ril. Kita berharap Pertambahan penduduk ini dapat menjadi indikator penambahan Anggaran bagi kemajuan Puncak Jaya.

Sehubungan dengan data batas dan luas wilayah, Bupati menyebutkan telah memerintahkan Sekda bersama Kabag Tata Pemerimtahan untuk berkonsultasi dengan Dirjen Adm Wilayah Kemdagri dan lanjut di jayapura untuk membahas batas wilayah Kabupaten. “Puji Tuhan hasilnya saat ini kita memperoleh 6.477 Km2. Sedangkan data luas wilayah BPS 6.462 Km2 selisihnya tipis yakni 15 km2 saja. Artinya data ini sudah valid dan tidak dapat diganggu gugat karena dari hasil Sensus 2020″ pungkas Bupati.

Bupati juga ikut menyinggung agenda penting yang sudah didepan mata yakni Pemilukada dan pemilihan legislatif dan agenda penyusunan RKPD yang tengah digarap yang masih membutuhkan sejumlah data pendukung. Selain itu pihaknya juga berharap update data yang dihasilkan dari FGD tersebut dapat mendongkrak PAD dari sumber DAU guna pembangunan daerahnya.

Selanjutnya dalam rangka mendorong Sinergi Pemda dan Instansi Vertikal, Bupati ikut mendorong Lembaga dan instansi lain untuk ikut terlibat dalam pembangunan. “BPS bukan lembaga baru karena sudah sering ikut apel gabungan bahkan senam jumat jantung bersama kami. Instansi lain juga masih ada hal mengenai tanah belum ada hasil signifikan. hak masyarakat untuk dapat legalitas sah belum jelas.” Ungkapnya.

Bupati meminta BPN dapat segera melaporkan dan bersinergi dengan baik bersama jajarannya demi sinergitas menuju Puncak Jaya Aman, mandiri dan sejahtera.

Menutup sambutannya, Bupati berharap kegiatan tersebut dapat dilakukan rutin setiap tahun agar dapat memperoleh data yang akurat dan valid.

#humaspj

Share.

About Author

Staf Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Puncak Jaya. Instagram : @arfan_febriyan

Leave A Reply