BERI KULIAH UMUM LATSAR, BUPATI Dr. YUNI WONDA TEKANKAN INI KE CPNS

0

Pers Release No: 043/HumasPJ/III/2021

Mulia- Hari pertama Latsar bagi CPNS 2013 Formasi Umum, peserta CPNS yang hadir nampak antusias sejak pagi pukul 06.00 WIT, saat kabut dingin Mulia menerpa sampai kegiatan berakhir Pkl. 18.00 WIT sore nanti. Kegiatan yang dilaksanakan dengan penerapan Protokol Kesehatan ketat bertempat di Gedung Olahraga PBSI Pruleme, Rabu (31/3).

Hadir mendampingi Bupati, selaku moderator Kepala BKPPD Christomus Barguna, SE, M. SI di meja Widyaiswara. Kuliah umu tersebut merupakan materi awal sebelum dilanjutkan oleh Dandim 1714/PJ Letkol Inf. Rofi Irwansyah dan Kapolres Puncak Jaya AKBP. Drs. Mikael Suradal, MM.

Sebelum memulai materi pertama yang dibawakan langsung oleh Bupati Puncak Jaya Dr. Yuni Wonda, S.Sos, S.IP, MM, Bupati Yuni memimpin hening bersama untuk mengenang dan mendoakan salah satu CPNS 2013 yang telah lebih dulu dipanggil oleh sang Pencipta yakni alm. WISTON yang meninggal dunia saat bertugas.

Dalam materi organisasi dan manajemen yang dipaparkan, Bupati Yuni mengemukakan “Organisasi itu lebih dari satu orang, jika hanya satu orang yang kerja itu bukan organisasi dan bukan pemimpin. Sedangkan manajemen itu pada kesimpulannya adalah merencanakan sumberdaya (planning), mengatur siapa yang urus apa(organizing), pelaksanaan (actuating), Mengevaluasi dan mengontrol (Controlling).”ujarnya.

Netralitas ASN juga disinggung Bupati“Asas netralitas berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 adalah bahwa setiap pegawai ASN tidak berpihak dari segala bentuk pengaruh manapun dan tidak memihak kepada kepentingan siapa pun” paparnya.

Menurutnya ada 2 hal penting yang harus ditanamkan dalam diri CPNS yaitu harus disiplin waktu serta loyal terhadap pimpinan. Menurutnya jika keduanya dimiliki maka segala tantangan dan rintangan dapat dihadapi. Selain itu Bupati juga memotivasi CPNS dengan menceritakan pengalamannya selama menjadi staf di Distrik Ilu hingga menjadi sekda bahkan kini menjabat Bupati Puncak Jaya.

“Seorang pemimpin itu harus mengambil keputusan dalam keadaan sesulit apapun, sedangkan saran itu tugas staf namun keputusan tetap menjadi resiko dari seorang pemimpin termasuk dampaknya kemudian. Itulah yang namanya kebijakan. Kebijakan kadang tidak sejalan dengan aturan. Karena terkadang keputusan itu keluar dari yang direncanakan bahkan sedikit menyimpang demi meminimalkan resiko dan kepentingan organisasi itulah resiko seorang pemimpin (leader)” beber Bupati.

Bupati menekankan kepada juniornya “Tidak boleh ASN terlibat dalam permainan judi karena akibat dari permainan judi saudara tidak akan pernah sukses, jangan mengikuti adu ayam, menjadi pengedar minuman keras karena berkat itu harus menghidupi keluarga. Serta dalam melaksanakan tugas jangan sekali-kali membedakan suku, ras, dan agama” ucap Bupati Yuni.

Menambahkan hal itu dirinya berpesan kepada CPNS para OAP untuk siap bersaing dengan saudara dari luar. “Inti dari UU Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otsus Papua adalah keberpihakan dan pemberdayaan bagi OAP. Jadi adik-adik saya yang asli Papua terutama Puncak Jaya para CPNS, jangan pernah takut dan minder, karena sebagai seorang pemimpin sikap berani harus ditanamkan dalam diri untuk bisa memimpin.” tutup Dr. Yuni Wonda.

Direncanakan Latsar Formasi umum sebanyak 217 orang akan menghabiskan waktu 18 hari belum termasuk Off Campus dengan membagi 2 kelas yakni Gol II di GOR Pruleme dan Gol. III di Aula SMP N I Mulia.

#HumasPJ

Share.

About Author

Staf Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Puncak Jaya. Instagram : @arfan_febriyan

Leave A Reply