APEL GELAR PASUKAN, PUNCAK JAYA KIBARKAN BENDERA SETENGAH TIANG

0

Pers Release No: 057/HumasPJ/IV/2021

Mulia- Tidak seperti biasanya, apel gelar pasukan yang melibatkan Aparatur Sipil Negara, Instansi Vertikal dan Ormas dilingkungan Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya kali ini agak berbeda. Hal ini dikarenakan apel tersebut melibatkan sejumlah personel TNI/Polri yang dirangkaikan dengan penandatanganan Nota Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dan Penyerahan kendaraan operasional bertempat di Lapangan Alun-alun Pagaleme, Senin (26/4).

Mengawali amanatnya, Bupati Puncak Jaya Dr. Yuni Wonda, S.Sos, S.IP, MM menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya Kepala BIN Daerah Papua (Brigjen TNI I Gusti Putu Danny Nugraha Karya) yang telah gugur saat kontak dengan KSPB di Distrik Beoga Kabupaten Puncak kemarin(25/4). Kemudian, Bupati juga mengungkapkan duka cita atas karamnya Kapal selam KRI Nanggala dengan nomor lambung 402 yang mengakibatkan gugurnya 53 kru didalamnya.

Prosesi penurunan bendera setengah tiang dilakukan personil Kodim 1714/PJ yakni Serda Bilmark Damanik, Serka Bayu Ari wijaya dan Serda Antonius Dedy. Sesaat sebelum apel dimulai. Suasana hening membuncah disaat bendera mencapai tengah tiang.

Dalam kegiatan apel gabungan tersebut Bupati Puncak Jaya kembali menyerahkan kendaraan roda dua dan roda empat untuk menunjang kinerja pegawai sebagai pelayanan dinas dikantor. Diantaranya dari BPBD, Dinas PMK dan Dinas, Kesehatan.

Menyinggung persoalan aset kendaraan yang tidak berada ditempat, Bupati menegaskan “Penyerahan aset saat ini kita lakukan dilapangan terbuka, agar semua orang tahu dan jelas siapa yang terima. Jadi saat pemeriksaan jelas pengelola sesuai SK Bupati yang sudah dibacakan, bukan sembunyi-sembunyi lagi, seperti dulu.”Tegas Dr. Yuni.

“Kendaraan Dinas ini jangan dijadikan kendaraan pribadi, kendaraan ini merupakan kendaraan operasional untuk Kabupaten Puncak Jaya dan bukan untuk milik pada satuan perangkat daerah. Ini merupakan kendaraan milik dinas jadi Kepala OPD cara menggunakan kendaraan bukan hanya untuk pribadi tapi untuk operasional yang ada di dinas” ujar Bupati Yuni.

Bupati juga menuturkan bahwa dalam melaksanakan tugas pihaknya (Pemda) membutuhkan tokoh-tokoh dan partisipasi perwakilan masyarakat yang ada, dengan demikian mereka juga perlu didukung dengan kendaraan. Tercatat 3 unit motor juga ikut diserahkan kepada LMA, Pepera dan Kepala Dusun untuk menunjang tugas mereka, tentunya dengan registrasi plat merah.

Tibenus Tabuni sebagai kepala Dusun mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada pemerintah yang mau mendengarkan aspirasi mereka sebagai Ormas lama. Kedepan kendaraan tersebut akan dipergunakan untuk menunjang aktivitasnya sebagai kepala dusun.

Selain itu nampak Kendaraan operasional BPBD yang diterima oleh Matius Kiwo berupa mobil patroli strada triton 1 unit. Yang menarik adalah adanya tenda bencana BNPB berwarna cerah serta perahu speedboat yang ikut dipamerkan menarik perhatian peserta apel.

Bupati meminta selain menjaga dan merawat kendaraan, pengelola diharapkan tidak segan meminjamkan kendaraan tersebut selama dalam rangka pelayanan publik dan pelaksanaan tugas rutin kantor atau keperluan mendesak.

Tampak juga ambulans dan 3 unit motor yang dimaksudkan untuk menunjang pelayanan Puskesmas Mulia serta 2 unit mobil operasional Dinas Kesehatan ikut diserahkan.

Perlu diketahui dalam penyerahan itu diserahkan 5 unit motor, 4 unit Mobil sebagai kendaraan operasional. Penyerahan sekaligus pembunyian disaksikan pula oleh Ketua DPRD Zakaria Telenggen, Kapolres AKBP. Drs. Mikael Suradal, MM, Pasi Ter Kodim 1714/PJ Kapt. Inf Daniel Sine, Sekda Tumiran, S.Sos, M.AP serta pejabat Eselon II dilingkungan Pemda.

#HumasPJ

Share.

About Author

Staf Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Puncak Jaya. Instagram : @arfan_febriyan

Leave A Reply